Tim nasional Prancis akan menjamu Italia pada laga babak grup UEFA Nations League di Stade de France, Paris, Sabtu (3/10/2026) dini hari WIB.
Pertandingan ini menjadi laga kandang perdana bagi pelatih Zinedine Zidane sejak menangani timnas Prancis.
Prancis datang dengan modal dua kemenangan tandang 1-0 atas Turki dan Belgia.
Duel dua negara tetangga itu diproyeksi disaksikan langsung oleh 80.000 penonton di Paris.
Rotasi dan Kekuatan Lini Serang Prancis
Prancis akan melakukan rotasi sembilan pemain dari skuad sebelumnya.
Adrien Rabiot dan Manu Kone kembali masuk ke susunan pemain utama.
Ousmane Dembele, Michael Olise, dan Desire Doue dipasang sebagai trio lini serang, sedangkan Lucas Da Cunha dibangku cadangkan.
Zidane menyebut laga ini sebagai momen emosional karena kembali ke Stade de France bersama timnas.
"Kembali ke sini terasa sangat emosional, dan akan lebih ketika bangku penonton dipenuhi fans," ujar Zidane seperti dilansir beIN Sports.
Zidane menegaskan tidak ada rasa takut dan hanya melihat kesempatan untuk meraih hasil maksimal.
"Tidak ada rasa takut, kalau tidak saya tidak akan ada di sini. Saya tidak pernah berpikir soal kegagalan dalam karier saya.
Sebaliknya, saya cuma melihat kesempatan," kata Zidane.
Prancis memimpin klasemen grup berkat dua hasil positif sebelumnya.
"Saya punya tim yang luar biasa, saya siap untuk mewujudkan mimpi dan saya akan memberikan segalanya," kata Zidane.
Italia Kehilangan Tiga Pemain karena Cedera
Italia berupaya melanjutkan momentum kebangkitan setelah menang tandang 4-1 atas Turki, usai kalah 0-2 dari Belgia.
Namun, Italia harus kehilangan Giacomo Raspadori, Nicolo Zaniolo, dan Moise Kean yang absen akibat masalah cedera.
Pelatih Roberto Mancini mengonfirmasi lini serang akan mengandalkan duo Esposito sebagai ujung tombak, serta memunculkan opsi Gianluca Scamacca.
Michael Kayode dipastikan tampil di lini pertahanan, Daniel Maldini menjadi starter, dan Davide Frattesi menggantikan Nicolo Barella di lini tengah.
Italia menegaskan komitmen tampil menyerang dan memburu kemenangan penuh di Stade de France meski bermain di markas lawan.
"Ini tentu akan menjadi pertandingan besar melawan tim papan atas, yang dipenuhi para pemain luar biasa, tetapi kami selalu ingin memberikan kesan yang baik dan akan melakukan yang terbaik.
Saat Anda menghadapi tim sekuat itu, Anda tidak pernah bermain untuk tidak menang, jadi tentu saja kami harus selalu bermain untuk mencari kemenangan.
Setelah itu, apa pun bisa terjadi dalam situasi pertandingan," ujar Mancini seperti dilansir Sky Sport Italia.
Mancini mengindikasikan bakal menjaga kontinuitas susunan pemain inti agar permainan tim tetap stabil.
"Atau Scamacca? Kami akan melakukan lebih sedikit perubahan dibanding yang kita lihat di Bursa, itu pasti," kata Mancini.
Kesiapan fisik pemain Italia terus dipantau hingga menjelang pertandingan.
"Saya punya beberapa keraguan, kami akan mengevaluasi besok pagi untuk melihat bagaimana pemulihan beberapa pemain setelah Bursa," kata Mancini.
Setelah laga tandang melawan Prancis, Italia dijadwalkan kembali ke kandang untuk menjamu Turki pada pertandingan terakhir jeda internasional bulan ini.
