Seorang orang dalam yang mengetahui rencana perusahaan mengklaim bahwa OxygenOS dan Realme UI akan digabungkan ke dalam ColorOS.
Langkah ini merupakan kelanjutan dari merger yang diumumkan pada 2021 antara OxygenOS dan ColorOS.
>>> Redmi 17 5G Terungkap: RAM, Penyimpanan, dan Baterai 7.500 mAh
Dengan penyatuan ini, tiga merek yang sebelumnya independen—Oppo, OnePlus, dan Realme—akan menggunakan perangkat lunak yang sama.
Tujuannya adalah untuk mengurangi biaya riset dan pengembangan.
Konsolidasi ini tidak hanya terbatas pada perangkat lunak. OnePlus Jerman dilaporkan telah mendorong penggunanya beralih ke perangkat Oppo, sementara stok OnePlus di Inggris hampir habis.
Menurut klaim tersebut, OnePlus akan fokus hanya pada pasar India dan China. Di luar dua negara itu, operasi OnePlus akan ditutup secara bertahap.
>>> Gmktec Luncurkan Evo-X3 Mini PC Global dengan AMD Ryzen AI Max+ 395 dan RAM 128GB
Bahkan di India, dukungan purna jual OnePlus sudah ditangani oleh Oppo.
Sementara itu, Realme disebut akan meninggalkan China dan berkonsentrasi pada pasar luar negeri. India kemungkinan menjadi satu-satunya pasar di mana OnePlus dan Realme saling tumpang tindih.
Nasib pasar Amerika Serikat masih belum jelas. Oppo belum dikenal luas di AS, sementara OnePlus tidak pernah meraih pangsa pasar di atas 1%.
>>> Xiaomi 18 Series Dikabarkan Jadi yang Pertama Gunakan Snapdragon 8 Elite Gen 6
Belum diketahui apakah Oppo akan mencoba memasarkan perangkatnya sendiri di sana.
