Tokopedia, perusahaan teknologi perdagangan elektronik, tengah menjadi sorotan setelah kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) mencuat.
Perusahaan yang pernah menyandang status unicorn dengan valuasi di atas US$1 miliar ini kini melakukan penyelarasan organisasi di bidang riset dan pengembangan.
>>> Pilot AMA Tewas Tertembak, Polisi Sebut Pelaku dari KKB Bakusip
Langkah tersebut diambil setelah Tokopedia resmi menjadi bagian dari ByteDance pada 2024.
Perjalanan Tokopedia
Tokopedia didirikan oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison pada 17 Agustus 2009.
Lima tahun kemudian, Tokopedia menjadi perusahaan Indonesia pertama yang masuk dalam portofolio Softbank dan Sequoia.
>>> Harga BBM RON 92 di Indonesia Bertahan di Rp16.000, Termahal di ASEAN?
Pada 2017, Tokopedia mendapat pendanaan US$1,1 miliar dari Alibaba Group.
Setahun berikutnya, pendanaan serupa kembali diperoleh dari Softbank Vision Fund dan Alibaba Group.
Pada 2020, Tokopedia dinobatkan sebagai satu-satunya perusahaan teknologi Indonesia dengan pertumbuhan tercepat dalam Asia Pacific Technology Fast 500 oleh Deloitte.
>>> Hasil Visum: Pilot AS di Papua Ditembak dari Jarak Sangat Dekat
Juru Bicara TikTok menyatakan bahwa penyelarasan organisasi R&D bertujuan mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan bagi bisnis, komunitas kreator, dan penjual di platform.
