SEATTLE — Warga Korea di Los Angeles yang sebelumnya berharap menyaksikan timnas Korea Selatan bermain di Piala Dunia, kini justru meluapkan kekecewaan kepada mantan pelatih Hong Myung-bo.
Hong tiba di Los Angeles pada Kamis, beberapa hari setelah mengundurkan diri usai kegagalan Korea Selatan di Piala Dunia.
>>> 5 Rekor Bersejarah Maroko Usai Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
Kepergiannya terjadi saat anggota parlemen bersiap mempertanyakan penanganan timnas oleh Asosiasi Sepak Bola Korea.
Kekecewaan tidak hanya terlihat di media sosial, tetapi juga di etalase toko di komunitas Korea Los Angeles.
Foto-foto yang dibagikan di Threads dan Instagram menunjukkan restoran, kafe, dan toko kelontong memasang papan larangan masuk bagi Hong.
Sebuah usulan di forum MissyUSA mendorong pemilik usaha lokal untuk ikut serta. "Di Korea, dia mungkin berpikir bisa pergi dan orang akan lupa.
Ada banyak bisnis milik Korea di sini. Mari pasang papan 'Hong Myung-bo, Keluar'," tulis seorang pengguna.
Forum daring yang populer di kalangan warga Korea-Amerika dibanjiri kritik. Banyak yang percaya taktik Hong membuat Korea Selatan kehilangan kesempatan bermain di Los Angeles pada babak gugur.
"Jika Korea finis kedua di grup, pertandingan babak 32 besar akan digelar di Los Angeles.
>>> Nggak Ribet Lagi, Android Kini Bisa AirDrop Foto ke iPhone
Tapi setelah kebobolan, mereka terus mengoper ke belakang dan menghilangkan peluang finis kedua," tulis seorang komentator.
Seorang warga California mengaku sudah membeli tiket untuk babak 32 besar dan 16 besar, tetapi akhirnya membatalkan perjalanan ke Los Angeles.
Banyak komentator menilai Hong seharusnya kembali ke Korea dan menjawab pertanyaan tentang performa tim, bukannya pergi ke Amerika Serikat segera setelah mengundurkan diri.
Sebagian mengarahkan kemarahan kepada Asosiasi Sepak Bola Korea, dengan alasan kontroversi ini menunjukkan masalah struktural dalam sepak bola Korea.
"Kita harus mereformasi asosiasi agar hal ini tidak terulang, menciptakan sistem berdasarkan merit," tulis seorang pengguna.
Namun, tidak semua mendukung reaksi keras tersebut. "Hong mungkin pelatih yang tidak kompeten, tapi perundungan ini sudah kelewatan.
Bukankah asosiasi dan eksekutif yang menunjuknya yang harus bertanggung jawab?" tulis komentator lain.
>>> Trump Lakukan 18 Transaksi Saham Coupang Sejak Oktober
Papan-papan larangan dan komentar daring menunjukkan bahwa kemarahan atas kampanye Piala Dunia Korea Selatan telah meluas hingga ke komunitas Korea di Los Angeles setelah kedatangan Hong.
