Duta Besar Iran untuk China, Abdolreza Rahmani Fazli, mengatakan bahwa China dan negara-negara sahabat lainnya akan mendapatkan "pertimbangan khusus" dalam pengaturan baru di Selat Hormuz.
Pernyataan itu disampaikan Fazli pada Sabtu di Forum Perdamaian Dunia di Beijing.
>>> Rekomendasi Smartwatch Layar Bulat Terbaik, Nyaman Dipakai dan Kaya Fitur
Ia menegaskan bahwa China adalah negara sahabat yang akan mendapat perlakuan istimewa, meski tidak merinci konsesi yang dimaksud.
Menurut Fazli, Selat Hormuz kini menjadi masalah keamanan nasional Iran setelah perang empat bulan dengan Amerika Serikat dan Israel.
>>> Pasien Ebola Pertama di Prancis Sembuh dan Dipulangkan
Pengaturan baru akan dibuat dengan kerja sama Oman.
>>> Profil PT Pos Indonesia, BUMN Tertua yang Kini Diaudit Danantara
Pengelolaan Selat Hormuz di masa depan menjadi salah satu isu kontroversial dalam negosiasi untuk mengakhiri konflik secara permanen.
