Goods to Picker: rak bergerak otomatis mendekati petugas. Metode ini meminimalkan tenaga jalan kaki dan cocok untuk gudang otomatis.
Pemilihan jenis picking tergantung skala order dan luas gudang. Kombinasi beberapa metode lazim dilakukan agar operasional tetap fleksibel saat volume order naik turun.
Manfaat Sistem Picking yang Tepat
Sistem picking yang tepat memberikan penghematan biaya operasional, peningkatan akurasi pesanan, dan kepuasan pelanggan yang lebih tinggi. Ketiga manfaat ini saling berkaitan.
Waktu pengambilan barang yang lebih singkat berarti kebutuhan tenaga kerja per pesanan berkurang. Biaya per unit yang dikirim jadi lebih rendah dibanding metode manual yang tidak terstruktur.
Sistem yang jelas membantu petugas mengambil barang yang benar sesuai jumlah dan spesifikasi. Kesalahan pengiriman bisa ditekan secara signifikan.
>>> Cristiano Ronaldo Pastikan Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhirnya
Pesanan yang sampai tepat waktu dan sesuai pesanan membangun kepercayaan pelanggan. Kepercayaan ini mendorong pembelian ulang dan loyalitas jangka panjang.
Cara Kerja Proses Picking dalam Gudang
Proses picking berjalan melalui beberapa tahap berurutan, mulai dari penerimaan pesanan hingga barang siap dikirim.
Sistem menerima pesanan dari pelanggan atau tim penjualan. WMS atau petugas menyusun daftar pengambilan berdasarkan lokasi rak.
Picker menuju lokasi penyimpanan sesuai rute paling efisien. Barang diambil sesuai jumlah dan kode yang tertera di daftar.
Barang dipindahkan ke area pengecekan atau staging. Petugas memverifikasi kesesuaian barang dengan pesanan.
Barang yang sudah sesuai diteruskan ke proses packing. Data stok diperbarui secara otomatis di sistem gudang.
Delapan tahap ini bisa dipersingkat jika gudang sudah menerapkan otomatisasi seperti barcode scanner atau voice picking. Semakin sedikit sentuhan manual, semakin kecil peluang kesalahan.
