BTS kembali menghadapi masalah hukum di Amerika Serikat. Grup K-pop tersebut digugat atas tuduhan plagiarisme terkait lagu berjudul "SWIM".
Agensi BigHit Music langsung angkat bicara. Mereka dengan tegas membantah tuduhan tersebut dan berjanji akan melawan di pengadilan.
>>> Mantan Suami Barbie Hsu Hormati Hak Waris DJ Koo
"Gugatan itu hanya berisi klaim sepihak dari penggugat," ujar BigHit Music kepada Xportsnews, Jumat. "Kami dengan jelas menyatakan bahwa 'SWIM' adalah karya orisinal dan independen.
Kami akan merespons secara tegas melalui proses hukum."
Gugatan ini terungkap setelah Billboard melaporkan pada Kamis bahwa tiga penulis lagu, Steve Cooper, John Sandler, dan Graylin Johnson, mengajukan gugatan sehari sebelumnya.
Mereka mengklaim bahwa "SWIM" milik BTS sangat mirip dengan lagu demo berjudul sama yang mereka tulis.
>>> Lagu BTS 'Swim' Dituduh Plagiat di AS, Agensi Bantah dan Siap Tempuh Jalur Hukum
Dalam laporan tersebut, gugatan menyebutkan nama HYBE, HYBE America, BigHit Music, dan beberapa penulis lagu yang dikreditkan di "SWIM", termasuk Ryan Tedder, vokalis OneRepublic.
Leader BTS, RM, juga tercatat sebagai salah satu penulis lagu.
Namun, para penggugat tidak menyertakan anggota BTS sebagai tergugat dalam kasus ini.
>>> Gugatan Pengiklan terhadap Kim Soo-hyun Berkurang Drastis, Pengadilan Dorong Damai
Perkara ini akan berjalan melalui sistem hukum AS, di mana pengadilan akan memutuskan apakah kemiripan yang dituduhkan merupakan pelanggaran hak cipta.
