Microsoft mengalihkan Obsidian Entertainment untuk mengembangkan gim baru dalam waralaba Fallout. Langkah ini sekaligus membatalkan sekuel Avowed sebagai bagian dari perombakan bisnis Xbox.
Keputusan itu menyusul restrukturisasi besar yang diumumkan perusahaan pekan ini. Obsidian yang berbasis di Irvine, California, juga memangkas sekitar seperempat tenaga kerjanya.
>>> Prabowo Minta Polri, TNI, dan Kejaksaan Introspeksi Diri
Selain sekuel Avowed, studio itu menghentikan sejumlah proyek lain yang belum diumumkan. Direktur Desain Obsidian Josh Sawyer akan memimpin pengembangan gim baru dalam semesta Fallout.
Rencana tersebut masih dapat berubah, namun mencerminkan fokus baru Xbox untuk memperkuat waralaba yang telah memiliki basis pemain besar.
Perubahan di Obsidian menjadi tindak lanjut dari strategi CEO Xbox Asha Sharma.
>>> Ekonom Soroti Outlook APBN Semester II: Struktur Fiskal RI Lemah
Sharma mengumumkan pengurangan sekitar 3.200 posisi di divisi gaming serta pelepasan lima studio.
Xbox akan memusatkan investasi pada waralaba utama, termasuk Fallout, yang telah terjual puluhan juta kopi dan diadaptasi menjadi serial televisi produksi Amazon.
Waralaba Fallout belum memiliki seri utama baru sejak Fallout 76 dirilis pada 2018.
>>> IMF Proyeksikan Ekonomi RI Stabil di 5% pada 2026
Pengembang utamanya, Bethesda Game Studios, selama ini disibukkan dengan proyek lain sembari terus menghadirkan pembaruan untuk Fallout 76, yang telah dimainkan lebih dari 23 juta pengguna.

