Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap Iran pada Minggu (12/7/2026) waktu setempat.
Serangan ini bertujuan melemahkan kemampuan Republik Islam tersebut dalam menyerang kapal sipil yang melintasi Selat Hormuz.
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan serangan dimulai pukul 17.00 waktu New York. Pernyataan itu disampaikan melalui unggahan di platform X.
CENTCOM menyatakan bahwa serangan tambahan ini diinstruksikan oleh Panglima Tertinggi untuk meminta pertanggungjawaban Iran.
Langkah ini diambil untuk melindungi pelaut sipil dan kapal komersial yang bebas melintasi Selat Hormuz.
Sebelumnya, Washington dan Teheran mengeluarkan pernyataan yang saling bertentangan mengenai status Selat Hormuz. Ketegangan di kawasan Timur Tengah terus meningkat.