Setup ini menempatkan laptop di posisi atas untuk kebutuhan gaming berat maupun produktivitas kreatif seperti editing video dan rendering 3D.
Mencapai performa 160W pada bodi seringan ini menjadi tantangan teknis besar terkait manajemen panas. Thunderobot harus merancang sistem pendingin yang efisien tanpa menambah ketebalan bodi secara signifikan.
Core Ultra 7 356H sendiri merupakan chip 16-core dari lini Panther Lake terbaru Intel, yang dikenal memiliki efisiensi daya lebih baik dibanding generasi sebelumnya.
Kombinasi ini membuat laptop tetap responsif untuk multitasking berat di luar sesi gaming.
RTX 5070 dengan 8GB GDDR7 juga menjadi nilai jual utama, sebab GPU ini biasanya hanya ditemukan di laptop gaming dengan bobot di atas 2 kilogram.
Zero Air 16 Racing Edition menjadi salah satu yang pertama membawa GPU sekelas ini ke bodi seringan laptop ultrabook.
Layar 2,5K 240Hz dengan Lapisan Anti-Glare ACR
Layar Zero Air 16 Racing Edition menggunakan panel 2,5K dengan refresh rate 240Hz dan lapisan anti-glare ACR untuk kenyamanan visual di berbagai kondisi pencahayaan.
Kombinasi resolusi dan refresh rate tinggi ini dirancang agar frame rate besar dari RTX 5070 bisa dinikmati dengan kejernihan visual optimal.
Refresh rate 240Hz menjadi standar penting bagi gamer kompetitif yang bermain game FPS atau battle royale. Semakin tinggi refresh rate, gerakan di layar terasa semakin mulus dan responsif.
Lapisan anti-glare ACR juga membantu mengurangi pantulan cahaya saat laptop dipakai di ruangan terang atau outdoor.
Fitur ini penting bagi pengguna yang sering gaming atau bekerja di kafe maupun ruang dengan pencahayaan tidak konsisten.
Perbandingan dengan Kompetitor Sekelas
Zero Air 16 Racing Edition menjadi laptop 16 inci pertama yang menggabungkan GPU RTX 5070 dengan bobot di bawah 1,7 kilogram, mengungguli LG gram Pro 16 yang hanya mengusung RTX 5050.
>>> AS-Iran Kembali Memanas, RI Perlu Cermat Kelola Impor Migas
Laptop ASUS ROG memang ada yang lebih ringan, tetapi terbatas pada varian layar 14 inci.
