Parlemen Hungaria resmi melengserkan Presiden Tamas Sulyok pada Senin (13/7/2026). Langkah ini menjadi pukulan terakhir bagi sisa-sisa kekuasaan Viktor Orban yang telah berlangsung selama 16 tahun.
Pemungutan suara tersebut diboikot oleh partai pimpinan Orban. Hasilnya, Sulyok—yang ditunjuk oleh Orban—dan sejumlah hakim agung pilihan Orban disingkirkan.
Langkah Awal Pemulihan Demokrasi
Perdana Menteri Peter Magyar kini bersiap memenuhi janji kampanyenya. Ia ingin menghidupkan kembali sistem demokrasi di Hungaria setelah bertahun-tahun di bawah rezim otoriter.
Pembersihan ini dinilai krusial untuk membuka akses Hungaria terhadap dana bantuan Uni Eropa senilai €16,4 miliar. Dana tersebut sebelumnya dibekukan karena kekhawatiran atas independensi peradilan.
Selanjutnya, Magyar berencana membentuk badan pemulihan aset. Lembaga ini akan memiliki kewenangan menyita perusahaan yang diduga terlibat penggelapan uang negara di era Orban.