Xiaomi resmi memperkenalkan Redmi Note 17 Pro di China.
Smartphone ini mengusung baterai silikon-karbon berkapasitas 9.000mAh, jauh di atas rata-rata ponsel kelas menengah yang biasanya hanya 5.000 hingga 6.000mAh.
>>> Vivo X300 Ultra Rp25,9 Juta: Daftar Harga HP Vivo Terbaru Juli 2026
Alih-alih fokus pada peningkatan chipset atau kamera, Xiaomi menjadikan daya tahan baterai dan ketangguhan bodi sebagai nilai jual utama.
Strategi ini menjadi angin segar bagi pengguna yang menginginkan ponsel dengan masa pakai lebih lama.
Baterai Besar dengan Manajemen Cerdas
Untuk menjaga performa baterai tetap optimal, Xiaomi menyematkan chip manajemen daya Surge G1 buatan sendiri. Chip ini mengatur proses pengisian daya sekaligus menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang.
Redmi Note 17 Pro mendukung pengisian cepat 67W melalui kabel.
Selain itu, tersedia fitur reverse wired charging 22,5W yang memungkinkan ponsel berfungsi sebagai power bank untuk mengisi perangkat lain.
Xiaomi juga menawarkan program layanan baterai selama lima tahun bagi pembeli awal di China.
Baterai akan diganti gratis jika kesehatannya turun di bawah 80 persen dalam empat tahun pertama, dan opsi penggantian tetap tersedia di tahun kelima.
Ketahanan Setara Smartphone Premium
Redmi Note 17 Pro juga dibekali perlindungan bodi yang biasanya hanya ditemukan pada ponsel flagship dengan harga jauh lebih mahal.
Perangkat ini memiliki sertifikasi tahan air dan debu yang lengkap.
>>> Rekomendasi Android TV Box Murah Terbaik 2026, Ubah TV Biasa Jadi Smart TV Mulai Rp150 Ribuan
Dengan kombinasi baterai jumbo, layar AMOLED berkualitas tinggi, serta ketahanan tangguh, Redmi Note 17 Pro berpotensi menjadi pilihan menarik di segmen menengah pada 2026.
