Richard Lee dikabarkan pingsan di dalam sel karena menghentikan konsumsi obat keras tanpa pengawasan medis.
Hal itu diungkapkan kuasa hukumnya dalam sidang putusan sela di Pengadilan Negeri Tangerang, Selasa (14/7).
>>> Oppo Enco Air5 vs Air5s: Perbandingan TWS ANC dengan Desain Berbeda
Faizal Hafied, kuasa hukum Richard Lee, menyatakan kondisi kesehatan kliennya menurun selama di Lapas. Ia membutuhkan penanganan spesialis sehingga memohon pengalihan penahanan kepada majelis hakim.
"Jadi tanggal 10 kemarin terdakwa pingsan di sel atas informasi beliau kepada kami karena melakukan tapering-off obat sendiri," kata Faizal di ruang sidang.
Richard Lee mengaku telah mengonsumsi obat keras Amitriptyline selama empat bulan terakhir. Ia menjelaskan bahwa penghentian mendadak obat tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan serius.
>>> Redmi Note 17 Pro Resmi Meluncur dengan Baterai 9.000mAh dan Bodi Tangguh
Ia menegaskan bahwa pengungkapan kondisi ini bukan untuk menghalangi persidangan. Richard Lee menyatakan siap hadir setiap hari asal mendapat perawatan medis yang layak.
Hakim meminta tim kuasa hukum segera memperbarui dokumen medis dari dokter Lapas. Surat keterangan sebelumnya hanya izin berobat sementara, bukan rujukan rawat inap yang menjadi syarat pengalihan penahanan.
Permohonan ini diajukan sekitar dua pekan setelah Richard Lee meminta menjadi tahanan kota dengan alasan kesehatan. Ia ditahan di Lapas Pemuda Tangerang selama persidangan.
>>> Vivo X300 Ultra Rp25,9 Juta: Daftar Harga HP Vivo Terbaru Juli 2026
Richard Lee menjadi terdakwa kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Kesehatan. Ia diduga mengedarkan produk tidak sesuai standar keamanan dan memberikan label informasi yang tidak benar.

