Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta masyarakat waspada terhadap infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) saat Indonesia memasuki puncak musim kemarau.
Periode ini diperkirakan terjadi pada Juli hingga Agustus 2026.
>>> Febrie Adriansyah Resign dari Jampidsus, Kejagung Sebut Demi Menjaga Integritas
Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, mengatakan penyakit yang perlu diwaspadai pada musim kemarau berkaitan dengan kondisi lingkungan.
Masyarakat diminta menjaga kebersihan, hygiene, dan sanitasi.
"ISPA dan penyakit menular lainnya sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan.
Jadi tidak hanya perubahan cuaca, tetapi juga kebersihan lingkungan harus terus dijaga," kata Andi di Jakarta, Jumat (10/7).
>>> Cara Mematikan Fitur Muse Image di Instagram agar Foto Tak Dipakai AI
Andi menjelaskan Indonesia saat ini tengah bertransisi dari musim hujan ke musim kemarau.
Cuaca yang lebih panas, kering, serta perubahan cuaca mendadak perlu diantisipasi oleh masyarakat dan fasilitas kesehatan.
"Kemarau kita lebih panas dari tahun sebelumnya.
>>> BRI Terapkan Kategori Rekening Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant Mulai 10 Mei 2026
Kondisi alam yang panas dan kering serta perubahan cuaca mendadak sebaiknya diantisipasi seluruh masyarakat maupun tenaga kesehatan," ujarnya.
