Memasuki paruh kedua 2026, memiliki smartwatch yang bisa bertahan hingga akhir pekan panjang bukan lagi tantangan.
Kombinasi baterai silikon-karbon berdensitas tinggi dan prosesor yang lebih efisien membuat daya tahan multi-hari menjadi standar bagi sebagian besar perangkat baru.
>>> ZTE Luncurkan G5 Max 5G CPE dengan Wi-Fi 7 dan Snapdragon X75
Daftar ini hanya mencakup smartwatch fungsional penuh, bukan jam tangan khusus untuk petualang yang biasanya mengorbankan fitur pintar demi baterai lebih lama.
Xiaomi Watch 5
Xiaomi Watch 5 menjalankan Wear OS 6, sistem operasi yang biasanya boros baterai karena integrasi aplikasi dan sinkronisasi latar belakang.
Namun, jam tangan ini mampu bertahan hingga enam hari dalam mode standar dan 18 hari dalam mode hemat daya.
Keunggulan ini berkat baterai silikon-karbon 930mAh dan konfigurasi dual-chip yang memisahkan tugas utama dan latar belakang.
Dengan demikian, pengguna tetap bisa menikmati aplikasi Google seperti Maps dan Wallet tanpa harus mengisi daya setiap malam.
OnePlus Watch 4
OnePlus Watch 4 menawarkan daya tahan sekitar lima hari dalam mode standar, atau tiga hari jika digunakan berat dengan GPS dan pemantauan detak jantung terus-menerus.
Mode hemat daya dapat memperpanjang baterai hingga 16 hari dengan hanya mengandalkan fungsi dasar.
Baterai 646mAh mendukung pengisian cepat, dari kosong hingga penuh dalam 75 menit.
Layar LTPO OLED membantu menghemat daya dengan menurunkan refresh rate saat tidak digunakan.
Huawei Watch GT Runner 2
Bagi yang fokus pada pelacakan olahraga tanpa perlu aplikasi pihak ketiga, Huawei Watch GT Runner 2 menjadi pilihan efisien.
>>> AOC Luncurkan Monitor Portabel E Ink 13,3 Inci 13T5S dengan Layar Kaleido 3
