Tes dan survei MPLS Ramah 2026 menjadi perhatian utama orang tua dan siswa baru.
Sistem tahun ini berbeda dari sebelumnya, sehingga pemahaman alur pengisian sangat penting agar laporan hasil tes tidak terlambat.
Banyak wali murid TK dan SD yang baru pertama kali terlibat langsung dalam kegiatan MPLS. Persiapan matang, seperti menyiapkan kode unik dan NISN, menjadi kunci kelancaran proses.
Kebijakan ini merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah.
Peraturan tersebut mendorong keterlibatan aktif orang tua sejak hari pertama anak masuk sekolah.
Apa Itu Tes dan Survei MPLS Ramah 2026?
Tes dan Survei MPLS Ramah 2026 adalah instrumen daring dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Instrumen ini bertujuan memetakan kondisi awal murid baru, mulai dari aspek sosial-emosional hingga bakat dan minat.
Data yang terkumpul digunakan sekolah untuk menyusun program pendampingan yang lebih tepat sasaran. Tes ini tidak bertujuan menilai kepintaran anak, melainkan untuk memahami kebutuhan mereka.
Program ini masuk dalam kebijakan resmi berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 198 Tahun 2026 tentang Uraian Materi MPLS Ramah.
Pelaksanaan MPLS berlangsung lima hari secara inklusif dan tanpa biaya.
Tahun ini cakupan instrumen diperluas.
Jika sebelumnya hanya siswa yang mengisi survei, kini orang tua atau wali murid jenjang TK dan SD juga dilibatkan langsung.
Siapa yang Wajib Mengisi Tes?
Ketentuan pengisi tes dibedakan berdasarkan jenjang pendidikan. Untuk TK dan SD, tes diisi oleh orang tua atau wali murid.
Sementara untuk SMP, SMA, dan SMK, siswa mengisi survei secara mandiri.
Murid TK dan SD dianggap belum bisa menilai kondisi diri sendiri secara objektif.
Oleh karena itu, orang tua berperan sebagai pengamat utama yang mengenali sikap anak di rumah dan sekolah.
Berikut rincian jumlah pernyataan dan estimasi waktu: TK (17 pernyataan, ±10 menit), SD (17 pernyataan, ±10 menit), SMP (beberapa instrumen, ±20 menit), SMA/SMK (beberapa instrumen, ±20 menit).
Semua pengisian dilakukan secara daring melalui portal resmi Kemendikdasmen.
Persiapan Sebelum Mengisi Tes
Dua data wajib yang harus disiapkan adalah kode unik tes dari sekolah dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) murid.
Tanpa kedua data ini, sistem tidak dapat memverifikasi identitas dan proses tes tidak bisa dilanjutkan.
Kode unik biasanya dibagikan kepala sekolah atau operator melalui grup WhatsApp kelas atau papan pengumuman.
Jika belum menerima, segera hubungi wali kelas atau operator sekolah sebelum jadwal pengisian ditutup.
Bagi murid baru yang belum memiliki NISN resmi, tidak perlu khawatir. Mereka dapat menggunakan kode standar 1234567890, dan sistem tetap memproses data selama kode unik dari sekolah benar.
Pastikan juga koneksi internet stabil dan perangkat seperti ponsel atau laptop siap digunakan. Proses pengisian sepenuhnya daring melalui Google Form yang terhubung ke portal resmi.
Langkah-Langkah Mengerjakan Tes
Cara mengerjakan tes dan survei MPLS Ramah 2026 dilakukan melalui portal resmi karakter. data.
kemendikdasmen. go.
id.
Masukkan kode unik dan NISN murid, lalu sistem akan mengarahkan ke halaman Google Form untuk menjawab seluruh instrumen.
Berikut langkah-langkahnya: Buka laman resmi karakter. data.
kemendikdasmen. go.
id/mpls melalui browser. Masukkan kode unik tes pada kolom yang tersedia.
Ketik NISN murid atau gunakan kode standar 1234567890 jika belum memiliki NISN resmi.
Klik tombol “Lanjutkan” dan tunggu notifikasi hijau bertuliskan status NISN valid. Kemudian klik tombol “Kerjakan Tes” untuk diarahkan ke halaman Google Form.
Jika tombol utama gagal, gunakan pilihan “Alternatif 1 Kerjakan Tes” atau “Alternatif 2 Kerjakan Tes”.
Baca setiap petunjuk pengisian pada tiap bagian formulir dengan teliti sebelum menjawab. Jawab seluruh pertanyaan instrumen sampai tuntas tanpa ada yang terlewat, lalu kirim jawaban.
Setelah semua langkah dijalankan, sistem otomatis mencatat jawaban dan menyimpannya di database pusat. Tidak perlu screenshot atau menyimpan bukti manual karena data langsung tersambung ke akun sekolah.
Jadwal Pengisian Tes MPLS Ramah 2026
Jadwal resmi pengisian tes dan survei MPLS Ramah 2026 dibuka sejak Senin, 6 Juli 2026, hingga Jumat, 24 Juli 2026.
Sekolah yang memiliki kendala teknis atau operasional masih diberi kelonggaran waktu sampai 31 Juli 2026.
Bagi sekolah yang melaksanakan MPLS sebelum tanggal 13 Juli, rangkaian tes tetap bisa dikerjakan setelah masa MPLS selesai, yaitu pada rentang 13 hingga 24 Juli.
Sebaliknya, sekolah yang menggelar MPLS setelah 24 Juli disarankan memajukan jadwal tesnya agar tetap berada dalam rentang waktu tersebut.
Penyesuaian jadwal ini penting karena berpengaruh langsung pada waktu terbitnya laporan hasil tes.
Murid yang menyelesaikan tes paling lambat 24 Juli akan memperoleh laporan tepat waktu sesuai jadwal resmi.