unique visitors counter
⌂ Beranda News Majelis Nasional Prancis Sahkan RUU Bantuan Kematian Setelah Perdebatan Panjang

Majelis Nasional Prancis Sahkan RUU Bantuan Kematian Setelah Perdebatan Panjang

Majelis Nasional Prancis Sahkan RUU Bantuan Kematian Setelah Perdebatan Panjang
Ilustrasi: Majelis Nasional Prancis Sahkan RUU Bantuan Kematian Setelah Perdebatan Panjang
A A Ukuran Teks16px

>>> Purbaya Paparkan Strategi Optimalkan Pajak dan PNBP di Depan DPR

Semua biaya akan ditanggung oleh sistem asuransi kesehatan nasional Prancis.

Dukungan dan Penolakan

Sebuah laporan tahun 2023 menemukan bahwa mayoritas warga Prancis mendukung legalisasi opsi akhir hayat, dan jajak pendapat menunjukkan peningkatan dukungan selama dua dekade terakhir.

Asosiasi Hak untuk Mati dengan Bermartabat menyambut baik undang-undang ini.

Presiden asosiasi, Jonathan Denis, mengatakan undang-undang ini memungkinkan orang memilih mengakhiri penderitaan yang tak tertahankan secara bebas dan sadar.

Namun, kelompok penentang seperti Alliance Vita berpendapat bahwa langkah ini dapat menekan lansia dan penyandang disabilitas.

in2

Senat yang dikuasai konservatif sebelumnya menolak RUU tersebut. Namun, dalam proses legislatif Prancis, Majelis Nasional memiliki suara akhir ketika kedua kamar berbeda pendapat.

Presiden Senat Gérard Larcher dan Perdana Menteri Sebastien Lecornu akan merujuk RUU yang telah diadopsi ke Dewan Konstitusi.

Dewan akan memiliki waktu hingga satu bulan untuk menentukan apakah RUU tersebut sesuai dengan Konstitusi. Undang-undang baru akan berlaku setelah tinjauan selesai.

Di Inggris, RUU serupa untuk melegalkan kematian dengan bantuan di Inggris dan Wales akan kembali ke Parlemen pada 11 September.

>>> HP Gaming 2 Jutaan Paling Worth It Juli 2026, Performa Ngebut Harga Bersahabat

RUU tersebut sebelumnya gagal karena kehabisan waktu di sesi terakhir Parlemen.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru
stikibot