Jejak Sejarah Paris van Java yang Mempesona, Ternyata Ini Alasan Bandung Dinamakan Demikian
Kota Bandung memang tidak pernah kekurangan julukan yang menarik perhatian, seperti Kota Kembang dan Bandung Lautan Api.
Namun, ada satu julukan yang menyiratkan kemewahan dan keindahan, yaitu Paris van Java. Tetapi, dari mana asal julukan ini?
Sejarah singkat Kota Bandung mengungkap bagaimana kota ini menjadi pusat perhatian.
Baca juga: Pergoki Aksi Pelecehan di Stasiun Manggarai, Wanita Ini Berani Pasang Badan Berhadapan dengan Pelaku
Berdiri resmi pada tanggal 25 September 1810, Bandung telah tumbuh menjadi ibu kota Provinsi Jawa Barat dan menjadi kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya.
Awalnya, Bandung adalah wilayah perkebunan teh Belanda pada masa kolonial di abad ke-18. Namun, pada awal abad ke-20, Bandung berkembang pesat dalam industri dan perdagangan.
Julukan Paris van Java muncul ketika Bandung menjadi pusat perhatian dalam pembangunan dan perencanaan kota yang serasi dan lestari.
Pada Juni 1928, dalam Congres Internationaux d’architecture Moderne di Swiss, Bandung mendapat julukan tersebut.
Hendrik Petrus Berlage, bapak arsitektur modern Belanda, memberi julukan ini, meskipun awalnya sebagai sindiran. Namun, julukan ini justru membawa kemasyhuran bagi Bandung.
Kemasyhuran julukan Paris van Java semakin menguat setelah Karel Albert Rudolf Bosscha, seorang konglomerat perkebunan di Hindia Belanda, sering mengutip istilah tersebut.
Hal ini berdampak besar terhadap perkembangan Bandung, terutama dalam seni arsitektur art deco yang dipengaruhi oleh gaya Paris.
Contohnya adalah Gedung Hotel Preanger dan Savoy Homann yang menjadi ikon arsitektur Bandung.
Selain arsitektur, Paris juga memengaruhi gaya fashion di Bandung. Toko-toko seperti Aug.
Hegel Teens Kleding Magazijn yang didirikan di Jalan Braga pada tahun 1900-an menjadi pusat tren bagi orang Bandung yang ingin tampil trendi.
Kini, Bandung tetap menjadi kota kreatif di Asia Pasifik dan menarik para pecinta seni dan sejarah untuk mengunjunginya.
Dengan jejak sejarahnya yang mempesona, tidak mengherankan jika Bandung tetap menjadi destinasi liburan yang menarik. ***