Rencana PT Indika Energy Tbk (INDY) untuk menjajaki divestasi anak usaha batu bara PT Kideco Jaya Agung dinilai berpotensi melemahkan kemampuan pendanaan perusahaan.
CreditSights menilai pelepasan penuh aset tersebut kecil kemungkinannya dilakukan. Kideco masih menjadi penyumbang utama laba dan arus kas Indika Energy.
>>> BNI Perkuat Tata Kelola, Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud
Dalam riset yang diterbitkan pada 16 Juli, analis CreditSights Jonathan Tan Jun Jie dan Lakshmanan R mempertahankan rekomendasi underperform terhadap Indika Energy.
>>> Prediksi Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Siapa Angkat Trofi?
Menurut mereka, apabila tujuan penjualan Kideco adalah memperoleh dana untuk belanja modal, divestasi penuh bukan merupakan langkah yang ideal.
>>> Harga Emas Diproyeksikan Lanjut Tertekan, Dibayangi Arah Inflasi
"Meski penjualan penuh Kideco dapat memberikan dana yang cukup untuk melunasi obligasi senilai US$655 juta yang jatuh tempo pada 2029, kami menilai langkah tersebut kecil kemungkinannya dilakukan karena Kideco masih menyumbang lebih dari 75% EBITDA dan arus kas operasional grup," tulis analis CreditSights dalam risetnya, Minggu (19/7/2026).
