Acara Pride di dekat Gerbang Brandenburg dihentikan sekitar pukul 22.15 dan penampilan band di panggung diinterupsi. Orang-orang diminta pulang dan menghindari rute melalui taman.
Reaksi dan Dampak
Kanselir Friedrich Merz menggambarkan kejadian itu sebagai serangan terhadap masyarakat.
Dalam unggahan di X, ia menulis, "Tindakan keji di Berlin" dan menegaskan bahwa Jerman mencintai kebebasan dan akan mempertahankannya.
Salah satu pembawa acara pesta Pride, Ricarda Hofmann, menulis di Instagram bahwa ia hadir bukan hanya sebagai moderator, tetapi sebagai bagian dari komunitas.
Ia mengatakan serangan itu membuatnya tak bisa berkata-kata.
Ratusan ribu orang datang ke Berlin untuk merayakan pada Sabtu, meskipun tidak jelas berapa banyak yang masih berada di festival menjelang malam.
Acara ini merupakan salah satu perayaan LGBTQ+ terbesar di Eropa.
Van dengan bagian depan penyok bersandar di pohon masih terlihat di lokasi pada Minggu pagi.
>>> Liverpool FC Ganti Foto Profil Instagram dengan Progress Pride Flag, Dukung LGBT?
Di Belanda, Wali Kota Amsterdam Femke Halsema mengatakan pihak berwenang memantau situasi keamanan setelah serangan Berlin dan akan menambah langkah-langkah ekstra jika perlu.
