Mengenal Arti Valde Turpis dan Putridum, Istilah Sindiran yang Digunakan Agnes Jennifer untuk Menyindir Natasha Wijaya Diduga Selingkuhan David Clement. Apa Arti Valde Turpis dan Putridum? Istilah yang Digunakan Agnes Jennifer untuk Menyindir Natasha Wijaya Ibu dari Kimmi Khay yang Diduga Berselingkuh dengan David Clement Tengah Viral di Media Sosial
Kasus perselingkuhan yang melibatkan suami Agnes Jennifer, David Clement, dengan seorang wanita bernama Kimmi Khay alias Natasha tengah menjadi sorotan publik. Skandal ini menuai berbagai reaksi dari netizen, mulai dari kecaman hingga sindiran tajam di media sosial.
Di tengah ramainya perbincangan, seorang TikToker bernama dr. Incognito turut mengomentari kasus ini dengan cara yang unik. Alih-alih berfokus pada sosok wanita yang disebut-sebut sebagai "Gayung Lope Pink," ia justru menyoroti figur David Clement sebagai pelaku perselingkuhan.
"Pada fokus banget sama gayung lope," ujar dr. Incognito dalam salah satu unggahannya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan istilah yang kemudian menjadi viral, yaitu Valde Turpis.
Arti Valde Turpis dan Putridum
Pernyataan TikToker tersebut menimbulkan rasa penasaran warganet terhadap makna dari Valde Turpis dan Putridum.
Dalam bahasa Latin, Valde berarti "sangat" dan Turpis memiliki arti "jelek" atau "buruk." Istilah ini tidak hanya digunakan untuk menggambarkan fisik seseorang tetapi juga dapat merujuk pada perilaku atau moralitas yang dinilai buruk.
Sementara itu, Putridum juga berasal dari bahasa Latin dan memiliki arti "busuk." Kata ini sering digunakan untuk menggambarkan sifat atau sikap seseorang yang dinilai tercela atau tidak bermoral.
Sindiran untuk David Clement
Dalam videonya, dr. Incognito menyebutkan bahwa wajah seseorang yang Valde Turpis kemungkinan besar memiliki hati yang Putridum. Pernyataan ini secara tidak langsung menyindir David Clement yang terlibat dalam kasus perselingkuhan.
Sindiran tersebut kemudian menjadi viral dan semakin banyak digunakan oleh warganet sebagai bentuk ekspresi terhadap seseorang yang dinilai memiliki perilaku buruk.
Reaksi Netizen
Unggahan TikToker tersebut memicu perdebatan di media sosial. Banyak yang setuju dengan pandangan bahwa perselingkuhan seharusnya lebih dikritisi dibandingkan sekadar membahas pihak ketiga dalam hubungan tersebut. Namun, ada pula yang menilai bahwa penggunaan istilah tersebut sebagai sindiran berlebihan dan kurang relevan.
Meski demikian, kasus ini kembali menyoroti betapa cepatnya istilah-istilah baru berkembang di media sosial, terutama dalam menanggapi isu-isu yang sedang hangat diperbincangkan.
Apakah kamu pernah mendengar atau menggunakan istilah Valde Turpis dan Putridum sebelumnya? Bagikan pendapatmu di kolom komentar!