>>> Modus Sirep di Depok: Pedagang Nasi Uduk Kehilangan Motor saat HUT RI
Demokrat lain juga mengkritik keputusan tersebut.
Senator Mark Kelly dari Arizona, anggota Komite Angkatan Bersenjata Senat, memperingatkan bahwa pengurangan latihan bisa merusak kemampuan sekutu untuk merespons bersama dalam krisis.
"Korea Utara dan Selatan secara teknis masih berperang," kata Kelly.
"Kemampuan kita untuk membantu mempertahankan sekutu kita dari Korea Utara adalah karena pasukan kita terlatih baik dan mampu berkoordinasi dengan Korea Selatan."
"Mengosongkan latihan bersama ini adalah tindakan picik dan sebuah kesalahan," tambahnya.
Trump mengumumkan pada hari Minggu bahwa ia telah memerintahkan Menteri Pertahanan Pete Hegseth untuk "mengurangi secara substansial" latihan militer bersama dengan Korea Selatan.
Ia menyebut biaya dan mengatakan latihan itu mengirim sinyal "tidak pantas dan bermusuhan" kepada Korea Utara.
Ia juga mengaitkan keputusan itu dengan penolakan Korea Selatan untuk bergabung dalam kampanye militer AS melawan Iran.
Trump menulis bahwa ia baru-baru ini bertanya kepada presiden Korea Selatan apakah negara itu ingin berpartisipasi, dan dijawab "Tidak, terima kasih!"
Perintah itu datang beberapa jam sebelum Korea Selatan dan AS memulai latihan tahunan Ulchi Freedom Shield pada hari Senin.
>>> Shin Tae-yong Ucapkan HUT RI ke-81 dari TC Thailand, Ajak Jaga Persatuan
Latihan selama 11 hari itu berlangsung hingga 27 Agustus dan dirancang untuk memperkuat kesiapan sekutu menghadapi kontingensi yang melibatkan Korea Utara.
