Pesan tersebut ditujukan kepada streamer Emoji, yang dalam pesan itu disebut dengan nama asli "Putra". Isi pesan tersebut berbunyi:
"Selamat siang Kakak Putra, kami dari Dishub Denpasar mau mempertanyakan masalah yang video di TikTok 1M itu apa bisa datang ke kantor besok buat penjelasan dan detailnya biar kita bisa saling kerja sama untuk memperjelas apa itu benar atau bagaimana, terima kasih semoga dibalas dan bisa datang ke kantor untuk jadi tamu kita buat pembahasan 1M yang ada di TikTok," demikian kutipan pesan yang beredar luas tersebut.
Nada pesan yang terdengar semi-formal namun janggal ini langsung memicu gelombang spekulasi baru. Banyak warganet yang bertanya-tanya, mengapa instansi yang bergerak di bidang transportasi dan perhubungan justru tertarik menyoroti transaksi donasi digital seorang streamer? Apakah ini bentuk kepedulian terhadap potensi pencucian uang, atau sekadar kesalahpahaman administratif?
Viral di Media Sosial dan Reaksi Netizen
Cuitan yang memuat bukti percakapan tersebut dengan cepat menjadi viral. Hingga artikel ini ditulis, unggahan di akun X @recehsjaa telah ditayangkan (views) kepada lebih dari 10,5 ribu pengguna, dengan ratusan repost dan komentar yang beragam.
Sebagian netizen menduga ini hanyalah lelucon (prank) yang dibuat oleh pihak streamer untuk mencari perhatian (cari sensasi). Namun, sebagian lainnya menganggap serius dan mendesak agar ada transparansi mengenai asal-usul dana Rp1 miliar tersebut, mengingat regulasi perpajakan di Indonesia yang ketat terhadap penghasilan digital.
Klarifikasi Resmi: Akun Instagram Dishub Denpasar Diretas
Menyadari potensi kerusakan reputasi yang parah, pihak Dishub Denpasar bergerak cepat memberikan tanggapan resmi. Melalui akun Instagram mereka, @dishubdenpasar, instansi tersebut merilis pernyataan klarifikasi pada pagi hari, 23 Agustus 2026.