unique visitors counter
⌂ Beranda News Viral! Ribuan Limbah Medis Berbahaya Ditemukan di Exit Tol Sidoarjo, RSUD Eka Candrarini Surabaya Buka Suara dan Paparkan Fakta Lengkap
News

Viral! Ribuan Limbah Medis Berbahaya Ditemukan di Exit Tol Sidoarjo, RSUD Eka Candrarini Surabaya Buka Suara dan Paparkan Fakta Lengkap

Viral! Ribuan Limbah Medis Berbahaya Ditemukan di Exit Tol Sidoarjo, RSUD Eka Candrarini Surabaya Buka Suara dan Paparkan Fakta Lengkap
Berita • Instagram
A A Ukuran Teks16px
 
Misteri Kantong Berlogo: Bukan Limbah Operasional
 
Lantas, bagaimana menjelaskan keberadaan kantong obat berlogo RSUD Eka Candrarini yang ditemukan di lokasi? Wuri Handayani memberikan penjelasan yang logis dan transparan terkait hal ini.
 
Kantong-kantong tersebut sejatinya adalah kantong ramah lingkungan yang memang diberikan oleh rumah sakit kepada pasien rawat jalan dan pasien yang mengambil obat di farmasi. Tujuannya adalah sebagai pengganti kantong plastik konvensional untuk mendukung program pengurangan sampah plastik.
 
"Kantong tersebut dibawa pulang oleh pasien setelah mereka berobat. Jadi, keberadaannya yang akhirnya tercampur di lokasi pembuangan sampah umum tidak dapat serta-merta dikaitkan sebagai limbah operasional atau limbah medis dari rumah sakit kami," tegas Wuri. Ia menekankan bahwa kantong tersebut telah menjadi hak milik pasien setelah keluar dari area rumah sakit.
 
Komitmen Pengelolaan Limbah B3 yang Transparan
 
Untuk semakin memperkuat integritas pengelolaan lingkungannya, RSUD Eka Candrarini juga membeberkan kerja sama resmi mereka dalam penanganan limbah. Rumah sakit ini menyatakan telah bekerja sama dengan PT Wastec International, sebuah perusahaan pengelola limbah B3 yang berkompeten dan berizin resmi.
 
"Kerja sama tersebut berlaku sejak 2 Januari hingga Desember 2026. Pengambilan limbah medis dari rumah sakit kami dilakukan secara rutin dan terjadwal setiap dua hari sekali," tambah Wuri. Jadwal yang ketat ini memastikan bahwa tidak ada penumpukan limbah medis yang berpotensi bocor atau disalahgunakan ke luar lingkungan rumah sakit.
 
Koordinasi Lanjutan dengan Pemerintah Kota Surabaya
 
Meskipun telah memberikan bantahan yang didukung data, manajemen RSUD Eka Candrarini tetap bersikap kooperatif. Pihak rumah sakit menyatakan masih menunggu arahan lebih lanjut dari Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, terkait temuan ribuan limbah medis ilegal tersebut.
📰 Update Terbaru