unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle HYPNOSIS THERAPY: Buktikan Musik Underground Bisa Menghasilkan Kekayaan
Lifestyle

HYPNOSIS THERAPY: Buktikan Musik Underground Bisa Menghasilkan Kekayaan

HYPNOSIS THERAPY: Buktikan Musik Underground Bisa Menghasilkan Kekayaan
HYPNOSIS THERAPY: Buktikan Musik Underground Bisa Menghasilkan Kekayaan
A A Ukuran Teks16px

Mereka mulai bertemu setiap minggu, berolahraga, dan menciptakan lagu-lagu baru. "Saya ingin tantangan baru dan berpikir belajar beat-making bisa membantu saya berkembang sebagai penulis lirik," kata Jjangyou.

"Lagu-lagu mulai menumpuk secara alami."

Jflow mengingat mendorong kolaborator lamanya untuk tidak membiarkan materi itu hilang di hard drive. "Kami tidak pernah berniat membentuk duo," katanya.

"Itu terjadi secara alami."

Jjangyou menulis secara eksklusif dalam bahasa Korea karena bahasa itu tak terpisahkan dari identitas dan pengalaman hidupnya.

"Saya orang Korea — bahasa Korea satu-satunya bahasa yang saya gunakan — jadi ketika saya menuangkan hidup ke dalam musik, hasilnya pasti seperti itu.

Bahasa Korea memiliki ritme indah sendiri, dan saya tahu itu bisa menjadi salah satu kekuatan terbesar dalam musik saya."

Bagi Jjangyou, musik grup ini mengandung "immersi, pembebasan, dan pencerahan" sekaligus.

Liriknya awalnya ditulis sebagai percakapan dengan dirinya sendiri, untuk menghadapi perasaan yang tertekan, sebelum menjadi sesuatu yang bisa dibagikan kepada penonton.

Jflow melihat transformasi itu dari balik meja DJ.

"Jjangyou mungkin menulis 'Kamu bisa melakukan ini' untuk dirinya sendiri, tetapi di atas panggung itu menjadi pertunjukan yang ditujukan untuk semua orang," katanya.

"Itu bisa memberi orang keberanian atau rasa lega."

>>> Seoul dan CheongKwanJang Luncurkan Paket Souvenir Teh Kerajaan

Meskipun sebagian besar pengunjung festival luar negeri tidak memahami lirik berbahasa Korea, Jflow mengatakan koneksi terbentuk melalui keterbukaan terhadap suara asing dan kekuatan fisik pertunjukan.

"Ketika mereka datang siap mendengarkan dan kami bergerak secara naluriah di atas panggung, ada momen ketika kami sinkron sepenuhnya — lalu berubah menjadi kekacauan dengan cara terbaik."

Mushroom House: Rumah bagi Sebuah Scene

📰 Update Terbaru