Eklektisisme Suara: Dari Eeyore yang Melankolis hingga Auman Predator
Meskipun Optimus Prime adalah mahakaryanya, bakat vokal Peter Cullen jauh melampaui semesta Transformers. Ia adalah seorang kameleon suara yang mampu beradaptasi dengan berbagai spektrum emosi karakter.
Salah satu peran yang paling dicintai adalah sebagai Eeyore, karakter keledai melankolis yang khas dalam waralaba Winnie the Pooh milik Disney. Cullen mulai memerankan Eeyore dalam serial animasi The New Adventures of Winnie the Pooh sejak akhir 1980-an. Kontras antara suara Optimus Prime yang perkasa dengan Eeyore yang lembut dan pesimis menunjukkan jangkauan vokal Cullen yang luar biasa luas. Suara ini kemudian terus digunakan dalam berbagai program televisi, film, dan permainan Winnie the Pooh selama bertahun-tahun.
Selain itu, Cullen juga memiliki sejumlah peran suara yang tak kalah legendaris. Ia menjadi pengisi suara KARR, kendaraan kecerdasan buatan yang menjadi sosok antagonis mengerikan bagi KITT dalam serial televisi Knight Rider. Dalam ranah perfilman, Cullen berkontribusi menciptakan suara khas dan menakutkan dari makhluk alien dalam film Predator (1987) yang dibintangi oleh Arnold Schwarzenegger. Bahkan, ia pernah mengisi suara auman King Kong yang ikonik dalam film klasik yang dirilis pada tahun 1976.
Karier Cullen di dunia hiburan sebenarnya berakar dari industri televisi dan radio di Kanada. Ia sempat menjadi pengisi acara tetap dalam sejumlah program televisi populer, termasuk The Sonny & Cher Show. Seiring berjalannya waktu, Cullen menyadari bahwa kekuatan terbesarnya terletak pada dunia audio, sehingga ia memilih untuk lebih banyak berkarya sebagai aktor pengisi suara. Keputusan strategis ini membawanya terlibat dalam berbagai serial animasi populer yang menjadi pop culture sepanjang dekade 1980-an dan 1990-an, seperti Monterey Jack dalam Chip 'n Dale Rescue Rangers, serta terlibat dalam produksi Spider-Man, Donkey Kong, Alvin & the Chipmunks, Dungeons & Dragons, My Little Pony, DuckTales, dan Gummi Bears.