Layar ini mampu menampilkan hingga 256 tingkat warna abu-abu dan menawarkan 36 tingkat pencahayaan depan dengan sistem dua warna.
Karena menggunakan teknologi e-ink, tampilannya dibuat agar lebih menyerupai kertas dibandingkan layar LCD atau AMOLED pada smartphone biasa.
Berbeda dengan layar konvensional yang memancarkan cahaya secara langsung, teknologi e-ink memanfaatkan pantulan cahaya dari lingkungan untuk menampilkan gambar.
Karena itu, layar jenis ini dikenal lebih nyaman digunakan untuk membaca dalam waktu lama.
Selain itu, Hisense menyebut panel A10 tidak menggunakan kedipan layar dan tidak memancarkan cahaya biru seperti layar smartphone konvensional.
>>> Gal Gadot Pastikan Pamit dari Wonder Woman, Doakan Penerusnya
Alhasil, perangkat ini lebih diarahkan untuk aktivitas seperti membaca buku digital, mempelajari dokumen, hingga memberikan anotasi pada file PDF.