Pemerintahan Presiden Donald Trump sedang menyusun kebijakan tarif semikonduktor yang 'terarah' dan 'bijaksana'. Hal itu disampaikan Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick dalam wawancara dengan CNBC, Rabu (3/9).
Lutnick menegaskan bahwa perusahaan yang memproduksi produknya di Amerika Serikat tidak akan dikenai bea masuk. Sementara yang tidak, harus membayar untuk memasuki pasar terbesar di dunia.
>>> Pilar Tinjau Pembangunan Turap di Tiga Titik Tangsel untuk Atasi Longsor dan Banjir
Pernyataan ini menanggapi laporan Politico pekan lalu bahwa pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan tarif chip baru.
Langkah itu menuai peringatan dari perusahaan teknologi bahwa kebijakan tersebut bisa menggagalkan ambisi AS mendominasi kecerdasan buatan.
Saat diminta mengonfirmasi laporan Politico bahwa ia mendukung struktur yang mengaitkan keringanan tarif dengan investasi di manufaktur chip AS, Lutnick menjawab, 'Ya, tepat sekali.'
Menurut Lutnick, jika membangun di Amerika, akan mendapat keringanan tarif. Jika tidak, akan membayar tarif.
Ia menilai hal itu sebagai cara yang sangat masuk akal.
Laporan Politico menyebutkan salah satu pendekatan tarif yang dipertimbangkan akan memperluas jumlah produk teknologi yang dikenai bea.
>>> ZARFIX Marketplace Hadir di Bazar BUMA, Dorong UMKM Go Digital
Tidak hanya chip, tetapi juga barang yang menggunakan chip seperti laptop, konsol game, atau server pusat data.
Ide lain yang dipertimbangkan adalah menetapkan tarif dan kuota terpisah untuk masing-masing negara, dengan panduan khusus yang mencakup produsen semikonduktor utama mereka.
Lutnick mengatakan kebijakan tarif chip akan mengikuti pendekatan serupa dengan kebijakan pemerintah terhadap impor farmasi. 'Lihat cara pemerintah menangani produk farmasi,' katanya.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah memberikan keringanan tarif kepada perusahaan yang memproduksi obat-obatan inovatif di AS dan menerapkan most-favored-nation (MFN).
'Jadi itulah yang harus Anda lihat untuk semikonduktor,' tambahnya.
Perusahaan chip asal Korea Selatan, Samsung Electronics dan SK hynix, terus memantau kebijakan tarif pemerintahan Trump karena dapat memengaruhi aktivitas bisnis mereka di AS.
>>> Penembakan di Sekolah Dasar Virginia: Satu Dewasa Terluka, Anak-Anak Selamat
Pemerintahan Trump terus memperkuat kebijakan tarifnya untuk mendorong manufaktur dalam negeri, mengurangi defisit perdagangan, serta meningkatkan pendapatan federal dan investasi asing.