Sebanyak 70 mitra Driver Legend Gojek berangkat umrah dari Bandara Soekarno-Hatta, Banten, pada Rabu (2/9). Mereka didampingi keluarga yang melepas keberangkatan dengan haru.
Para pengemudi senior ini bergabung dengan Gojek antara 2010 hingga 2014. Saat itu, layanan masih mengandalkan call center dan belum ada aplikasi.
Sebelum ke bandara, rombongan berkumpul di Kantor Gojek Kemang Timur, Jakarta. Mereka kemudian menuju Terminal 2F Gerbang 6 untuk penerbangan pukul 17.00 WIB.
Perjalanan ibadah ini berlangsung selama sepuluh hari. Rombongan juga dijadwalkan singgah di Dubai selama satu hari sebelum melanjutkan ke Madinah.
Bagi sebagian mitra, ini adalah pengalaman pertama ke luar negeri. Riyanto, salah satu mitra, mengaku masih tidak menyangka mendapat kesempatan umrah.
"Jujur sampai sekarang masih nggak nyangka bisa dapat kesempatan Umrah. Ini pertama kali saya ke luar negeri.
Senang, terharu, semuanya campur jadi satu," kata Riyanto dalam keterangan resminya, Kamis (3/9/2026).
Mitra lain, Bambang, yang bergabung sejak 2010, juga tak kuasa menahan tangis. Ia mengaku deg-degan karena ini pertama kali naik pesawat dan ke luar negeri.
"Ga sabar dan deg-degan juga karena ini pertama kali saya naik pesawat dan pertama kali ke luar negeri.
Apalagi ini perginya untuk ibadah Umrah, jadi rasanya campur aduk banget," ujarnya.
Keberangkatan 70 Driver Legend ini diumumkan saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 28 Agustus.
Direktur Utama GoTo Hans Patuwo menyebut mereka sebagai bagian dari orang-orang yang membangun Gojek sejak awal.
Pemberangkatan umrah menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi para mitra yang tetap bertahan hingga kini.
