unique visitors counter
⌂ Beranda News Viral! Momen Canggung Fanny Kondoh Peluk Dokter Gia Pratama Picu Hujatan Netizen, Simak Kronologi dan Klarifikasi Lengkapnya
News

Viral! Momen Canggung Fanny Kondoh Peluk Dokter Gia Pratama Picu Hujatan Netizen, Simak Kronologi dan Klarifikasi Lengkapnya

Viral! Momen Canggung Fanny Kondoh Peluk Dokter Gia Pratama Picu Hujatan Netizen, Simak Kronologi dan Klarifikasi Lengkapnya
Fanny • Instagram
A A Ukuran Teks16px

Netizen Menyerang: Isu Hijab dan Status Pernikahan

Kolom komentar di berbagai platform media sosial seketika dibanjiri kritik pedas. Mayoritas warganet menyoroti dua poin utama yang membuat mereka geram: status Fanny sebagai wanita muslimah berhijab dan status dr. Gia yang merupakan suami orang.

“Dokter Gia sudah mengulurkan tangan untuk bersalaman, tapi kenapa malah dipeluk? Ini kan bukan mahram,” tulis salah satu warganet dengan nada kecewa, mewakili suara ribuan netizen lainnya.

Banyak yang mengingatkan bahwa dalam etika sosial maupun agama, interaksi antara lawan jenis yang bukan mahram sebaiknya menjaga jarak fisik. Gestur memeluk dianggap terlalu intim dan berpotensi menimbulkan fitnah atau ketidaknyamanan, terutama bagi pasangan dr. Gia.

“Kasihan Dokter Gia, ekspresinya canggung banget. Harusnya selebgram lebih paham batasan dong, apalagi pakai hijab,” komentar akun lain yang turut meramaikan perdebatan.

Tak sedikit pula yang menyayangkan momen tersebut karena berpotensi merusak citra dr. Gia yang dikenal tegas dan edukatif, serta mengganggu kenyamanan keluarga sang dokter.

Curhatan Hati Fanny Kondoh: Terpukul dan Terkena Dampak Cyberbullying

Di tengah derasnya gelombang kritik dan hujatan yang menyerang akun media sosialnya, Fanny Kondoh akhirnya.breaking silence. Melalui akun Threads pribadinya, Fanny menumpahkan perasaan dan sisi manusiawinya yang selama ini tertutup oleh sorotan kamera.

Fanny mengaku syok dan terpukul berat atas respons negatif yang diterima. Ia tidak menyangka bahwa momen singkat di acara premiere film tersebut akan berkembang menjadi serangan siber (cyberbullying) yang begitu masif.

Dalam unggahannya, Fanny menyinggung dampak serius dari perundungan siber yang ia alami. Ia mengungkapkan bahwa sebagai manusia biasa, ia memiliki perasaan yang bisa terluka.

“Saya merasa terpukul dengan komentar-komentar negatif yang masuk. Rasanya berat,” ungkap Fanny dalam unggahannya.

📰 Update Terbaru