unique visitors counter
⌂ Beranda News Gugur di Medan Juang Karhutla: Kisah Heroik Relawan Damkar Kalteng yang Hembuskan Napas Terakhir Akibat Asap Beracun
News

Gugur di Medan Juang Karhutla: Kisah Heroik Relawan Damkar Kalteng yang Hembuskan Napas Terakhir Akibat Asap Beracun

Gugur di Medan Juang Karhutla: Kisah Heroik Relawan Damkar Kalteng yang Hembuskan Napas Terakhir Akibat Asap Beracun
Kebakaran • Instagram
A A Ukuran Teks16px

Risiko Nyata di Garde Depan Karhutla

Kepergian Ahmadin bukan sekadar angka statistik, melainkan pukulan telak bagi keluarga, rekan-rekan sesama relawan Huma Singgah Itah, serta seluruh aparat yang berjuang di garis depan. Dwi juga mengungkap fakta mengejutkan bahwa bahaya karhutla tidak main-main.

"Sebelumnya terdapat dua anggota Satgas Karhutla yang harus mendapatkan perawatan di RSUD Sultan Imanudin karena kondisi kesehatan yang drop. Ahmadin menjadi salah satu di antaranya. Kepergiannya adalah kehilangan besar, sementara satu petugas lainnya masih harus terus berjuang menjalani perawatan," jelas Dwi.

Lebih dari Sekadar Kepulan Asap

Bagi masyarakat umum yang berada di zona aman, titik api mungkin hanya terlihat sebagai berita di media sosial atau kepulan asap dari kejauhan yang mengganggu pemandangan. Namun, bagi Ahmadin dan ratusan relawan lainnya, setiap titik api adalah "medan perang" yang harus segera ditaklukkan.

Mereka harus menerobos semak belukar, berjalan di atas lahan gambut yang panas dan tidak stabil, serta menghirup udara yang kualitasnya jauh di bawah ambang batas aman, semata-mata agar api tidak menjalar ke pemukiman warga dan kawasan konservasi.

Gugurnya Ahmadin menjadi pengingat keras bagi kita semua tentang bahaya laten dari kebakaran hutan dan lahan. Dedikasinya seharusnya tidak hanya dihargai dengan air mata, tetapi juga dengan kesadaran penuh dari masyarakat untuk tidak membakar lahan, serta dukungan nyata dari pemerintah terkait perlindungan kesehatan dan keselamatan kerja bagi para relawan di lapangan.

Selamat jalan, Pahlawan Karhutla. Namamu akan selalu harum di bumi Kalimantan Tengah. Jasamu melindungi alam dan sesama, akan terus dikenang.

📰 Update Terbaru