Perangkat dengan nomor model EI-T5900 baru saja mendapatkan sertifikasi dari National Radio Research Institute Korea Selatan.
Meski dalam pengajuan hanya disebut sebagai perangkat nirkabel kecil tanpa nama resmi, penomoran modelnya mengikuti pola pelacak Samsung sebelumnya.
Galaxy SmartTag 2 saat ini menggunakan EI-T5600, sedangkan SmartTag generasi pertama memakai EI-T5300.
Dengan pola tersebut, besar kemungkinan perangkat baru ini adalah Galaxy SmartTag 3 yang telah lama dirumorkan.
Selain itu, beredar kabar mengenai perubahan desain. SmartTag 3 dikabarkan akan mengadopsi bentuk squircle, yaitu persegi dengan sudut sangat membulat.
Bentuk ini berbeda dari SmartTag pertama yang lebih bulat dan SmartTag 2 yang memanjang seperti pil.
Desain squircle juga dinilai lebih cocok dengan gaya membulat yang dipakai Samsung pada ikon One UI dan jam tangan Galaxy Watch terbaru.
Samsung sendiri belum mengonfirmasi secara resmi keberadaan SmartTag 3.
Belum ada informasi mengenai harga, fitur, daya tahan baterai, atau jadwal peluncuran pastinya.
Sertifikasi radio biasanya menjadi salah satu langkah terakhir sebelum produk nirkabel bisa dijual di Korea Selatan.
Oleh karena itu, kelulusan ini menandakan proses pengembangan semakin matang.
Kemungkinan detail lebih lanjut akan muncul dalam beberapa minggu atau bulan ke depan seiring persiapan Samsung meluncurkan aksesori terbarunya.
Sebagai gambaran, Galaxy SmartTag 2 (EI-T5600) menggunakan Bluetooth Low Energy 5.3 dan ultra-wideband untuk pencarian presisi.
Jangkauan Bluetooth-nya mencapai 120 meter, dengan ketahanan debu dan air IP67.
Baterai CR2032 yang dapat diganti bertahan hingga 500 hari dalam pemakaian normal, atau sekitar 700 hari dalam Mode Hemat Daya.
Ukurannya sekitar 28,8 x 52,44 x 8 mm dan berat hanya 13,75 gram.
SmartTag 2 juga memiliki tombol fisik, bel untuk berbunyi, panduan Kompas di ponsel yang kompatibel, Mode Hilang melalui NFC, serta kemampuan mengontrol perangkat SmartThings.