Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengeluarkan ancaman keras terhadap Iran pada Kamis (3/9/2026).
Dia menyatakan akan menyerang seluruh infrastruktur militer dan sipil Iran, termasuk infrastruktur energi, jika Iran menyerang Israel.
"Kami akan mengirim Iran jauh kembali ke Zaman Batu dan zaman kegelapan," kata Katz dalam pernyataan yang dikutip kantornya.
Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan dengan pegawai Kementerian Pertahanan Israel.
Katz menambahkan bahwa serangan Iran terhadap Israel akan membebaskan Israel dari segala batasan yang ada.
Dia juga mengungkapkan bahwa Israel memantau tanda-tanda tekanan ekonomi yang dapat mendorong Iran mengambil tindakan nekat.
"Kami melihat tanda-tanda bahwa tekanan ekonomi yang sangat besar yang dialami Iran, serta ketakutan akan pemberontakan dan runtuhnya rezim, dapat mendorong negara itu melakukan tindakan nekat," ujarnya.
Sebelumnya pada Rabu, Katz mengatakan Israel bersiap menghadapi kemungkinan serangan Iran selama hari raya Yahudi.
Teheran "suka menyerang pada hari libur," kata Katz seperti dikutip situs berita Israel, ynet.
Rosh Hashanah, Tahun Baru Yahudi, dimulai pada malam 11 September, sementara Yom Kippur, hari paling suci dalam kalender Yahudi, dimulai pada malam 20 September.
Iran melancarkan serangan terhadap Israel selama hari raya Paskah Yahudi pada bulan April sebagai bagian dari perang antara kedua negara.
Presiden AS saat itu, Donald Trump, juga pernah membuat ancaman serupa selama konflik.
"Kami akan membawa mereka kembali ke zaman batu tempat mereka seharusnya berada," kata Trump pada awal April.
Pernyataan tersebut memicu kemarahan luas di kalangan warga Iran, termasuk mereka yang menentang pemerintah.