unique visitors counter
⌂ Beranda News Militer AS Selesaikan Serangan Terbaru ke Iran, Trump Ancam Balasan Lebih Keras
News

Militer AS Selesaikan Serangan Terbaru ke Iran, Trump Ancam Balasan Lebih Keras

Kapal di dekat Selat Hormuz, Oman
Militer AS Selesaikan Serangan Terbaru ke Iran, Trump Ancam Balasan Lebih Keras
A A Ukuran Teks16px

Militer Amerika Serikat melancarkan serangan ke target-target di Iran pada Selasa (1/9/2026), dan Teheran merespons dengan menembakkan rudal serta drone ke berbagai lokasi di kawasan tersebut.

Ini merupakan eskalasi terbaru dalam perang yang telah berlangsung lebih dari enam bulan.

>>> 70mai A800SE-4G: Dash Cam 4K dengan Fitur Pantau Mobil Jarak Jauh

Satu serangan AS menghantam rumah yang sedang menggelar pesta pernikahan, menewaskan lima orang dan melukai puluhan lainnya, menurut pejabat setempat.

Komando Pusat AS (CENTCOM) dalam pernyataan Selasa malam mengatakan telah menyelesaikan rentetan serangan terbaru terhadap target militer Iran, termasuk situs pertahanan udara, sistem radar, dan aset maritim.

Serangan ini menyusul serangan lain pada Minggu yang secara tiba-tiba mengakhiri sebulan tanpa aksi militer dan mengancam akan memicu kembali konflik yang telah menaikkan harga minyak global dan menimbulkan masalah politik bagi Partai Republik dalam pemilihan paruh waktu November.

Pertempuran kembali berkobar setelah Presiden Donald Trump sebelumnya tampak beralih ke upaya menekan Iran melalui sanksi ekonomi.

Trump memperingatkan di media sosial, "Jika negara Iran yang gagal ini membalas serangan yang sangat adil ini, mereka akan dipukul lagi pada tingkat yang jauh lebih keras dan lebih tinggi, tetapi itu bukan serangan terbesar dari semuanya, yang terbesar sedang menunggu."

CENTCOM mengatakan serangan terbaru merupakan respons atas upaya Teheran menyerang kapal-kapal komersial dan pasukan AS di Timur Tengah.

Trump memberikan penjelasan tambahan dalam wawancara dengan Fox News, mengatakan pasukan AS menghantam radar Iran.

"Mereka mencoba membangun kembali radar mereka karena mereka tidak bisa melihat apa pun," kata Trump. "Kami menunggu sampai hampir selesai dan kemudian kami menghantamnya."

📰 Update Terbaru