unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Ari Lasso Salut pada Kru Garuda Indonesia Usai Pesawat GA604 Pecah Ban
Hiburan

Ari Lasso Salut pada Kru Garuda Indonesia Usai Pesawat GA604 Pecah Ban

Pesawat Garuda Indonesia di bandara
Ari Lasso Salut pada Kru Garuda Indonesia Usai Pesawat GA604 Pecah Ban
A A Ukuran Teks16px

Penyanyi Ari Lasso membagikan pengalaman penerbangan yang menegangkan saat menumpangi pesawat Garuda Indonesia dari Jakarta menuju Makassar pada Kamis (3/9).

Pesawat yang ditumpanginya mengalami pecah ban pada salah satu roda utama.

Meski begitu, pendaratan pesawat bernomor penerbangan GA604 itu berlangsung dengan aman. Seluruh penumpang dan awak pesawat dilaporkan selamat.

Apresiasi Ari Lasso untuk Kru Pesawat

Melalui unggahan di Instagram, Ari Lasso menyampaikan rasa salut dan respek kepada kapten serta kopilot pesawat GA604.

Menurutnya, mereka berhasil melakukan pendaratan dengan sangat baik meski kondisi roda kanan tidak berfungsi maksimal.

"Salut dan respek untuk kapten dan co-pilot Garuda GA 604 Jakarta - Makassar pagi tadi yang dengan keahlian tinggi berhasil melakukan pendaratan yang nyaris seperti tidak terjadi apa-apa dengan kondisi roda kanan tidak berfungsi maksimal," tulis Ari Lasso di Instagram pada Kamis (3/9).

Ia juga mengapresiasi petugas ground crew Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yang telah bersiap menyambut pendaratan darurat tersebut.

"Salut juga untuk ground crew Bandara Hasanudin yang tampak telah siap 'menyambut pendaratan' dengan berbagai peralatan pendukung hingga mobil pemadam yang tampak standby," lanjutnya.

Ari Lasso bersyukur seluruh penumpang selamat. "Terlepas dari itu semua saya dan tentu bersyukur pada Tuhan karena memberikan kami semua keselamatan, amin," tutupnya.

Kronologi Insiden Pesawat GA604

Sebelumnya, Ari Lasso juga membagikan momen penerbangannya melalui Instagram Story. Ia mengungkapkan melakukan penerbangan subuh sekitar pukul 05.00 WIB untuk bertolak ke Makassar.

Pesawat Garuda Indonesia GA604 yang ditumpangi Ari Lasso diketahui mengalami kendala teknis berupa pecah ban pada salah satu roda utama saat proses keberangkatan dari Jakarta.

Informasi mengenai kondisi pesawat tersebut diterima Tower AirNav Indonesia oleh Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada pukul 07.00 WITA.

Pesawat GA604 diketahui menggunakan Boeing 737-800 (B738).

Pgs.

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Lukman Mardian, mengatakan bahwa begitu menerima informasi dari Tower AirNav Indonesia, pihaknya langsung melakukan koordinasi dan menyiagakan seluruh unsur yang diperlukan untuk memastikan kesiapan kedatangan pesawat.

"Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) dikerahkan dengan menyiapkan sejumlah kendaraan pendukung, diantaranya kendaraan utama F1, F2, hingga Nurse Tender," ungkapnya.

Koordinasi juga dilakukan bersama AirNav Indonesia, SAR, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK), serta Base Rescue Lanud.

Lukman menyebut pesawat GA604 kemudian melakukan go around/fly pass sebelum akhirnya mendarat dengan aman dan lancar di Runway 03 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada pukul 09.13 WITA.

Setelah pesawat berhenti, petugas langsung melakukan penanganan dan memastikan keselamatan seluruh penumpang dan awak pesawat. Sebanyak 156 penumpang kemudian dipindahkan dari pesawat menuju terminal menggunakan empat unit bus.

Proses evakuasi atau pemindahan penumpang berlangsung aman dan tertib.

"Alhamdulillah, GA604 dapat mendarat dengan baik, seluruh penumpang dan awak dalam kondisi aman," ujarnya.

Sebagai bagian dari prosedur keselamatan, Runway 03-21 selanjutnya ditutup sementara melalui Notice to Airmen (NOTAM) mulai pukul 09.30 hingga 10.30 WITA.

Penutupan dilakukan setelah pesawat dipindahkan ke Parking Stand di area apron untuk menjalani penanganan teknis.

Tim teknik landasan kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kondisi runway guna memastikan landasan aman digunakan kembali. "Proses penanganan hingga runway kembali beroperasi dapat dilakukan secara terkoordinasi," pungkasnya.

Runway 03-21 kembali dibuka pada pukul 10.30 WITA dan dapat digunakan untuk operasional penerbangan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru