unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Garuda Indonesia Kembali Punya Wadirut, Hadiyan Sumintaatmadja Masuk Formasi Baru Direksi
News

Garuda Indonesia Kembali Punya Wadirut, Hadiyan Sumintaatmadja Masuk Formasi Baru Direksi

Garuda Indonesia Kembali Punya Wadirut, Hadiyan Sumintaatmadja Masuk Formasi Baru Direksi
Garuda Indonesia Rombak Direksi, Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Dirut
A A Ukuran Teks16px

PT Garuda Indonesia Tbk kembali melakukan penataan jajaran manajemen. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat, 6 November 2026, Hadiyan Sumintaatmadja tercantum sebagai Wakil Direktur Utama, posisi yang sebelumnya sempat tidak ada dalam susunan direksi.

Thomas Sugiarto Oentoro tetap dipercaya sebagai Direktur Utama. Kehadiran kembali kursi wakil direktur utama menjadi perubahan paling mencolok dalam formasi baru ini, karena pada RUPSLB 8 Oktober 2026 jabatan tersebut justru dihapus dan digantikan nomenklatur Direktur Komersial.

Informasi mengenai susunan pengurus baru ini beredar berdasarkan informasi yang diterima redaksi media pelapor. Hingga kabar ini beredar, belum ada konfirmasi resmi dari manajemen Garuda Indonesia maupun Danantara terkait susunan tersebut, sehingga informasi ini masih perlu menunggu pernyataan resmi perseroan.

Jejak Pergantian Direksi Garuda

RUPSLB 8 Oktober 2026 lalu mengangkat Thomas Oentoro menjadi Direktur Utama menggantikan Glenny H. Kairupan, yang bergeser menjadi Komisaris Utama. Thomas sebelumnya menjabat Wakil Direktur Utama Garuda sejak Oktober 2025, dan pernah menjadi Chief Risk Officer Indonesia Investment Authority (INA) pada 2024 hingga 2025.

Dalam susunan hasil RUPSLB Oktober itu, direksi Garuda terdiri atas Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Balagopal Kunduvara, Direktur Operasi Eric Ferdinand Sofyal, Direktur Teknik Mukhtaris, Direktur Komersial Alan McIntyre, Direktur Human Capital dan Corporate Service Dina Sandri Fani, serta Direktur Transformasi Neil Raymond Mills.

Penataan manajemen ini terjadi di tengah fase transformasi maskapai pelat merah tersebut. Pergantian pucuk pimpinan dalam waktu kurang dari setahun terakhir menunjukkan dinamika yang cukup cepat di tubuh Garuda Indonesia, dari era Glenny Kairupan yang memimpin sejak Oktober 2025 hingga estafet ke Thomas Oentoro.

Publik kini menunggu pengumuman resmi perseroan mengenai susunan direksi terbaru, termasuk penjelasan mengenai peran Hadiyan Sumintaatmadja sebagai wakil direktur utama dan arah kebijakan yang akan diambil manajemen baru.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru