Video lama yang kembali viral itu akhirnya dijelaskan langsung oleh dua orang di dalamnya. Camat Barusjahe, Kabupaten Karo, Rion Ginting, membenarkan dirinya menyeberangi sungai kecil dengan berpijak di punggung seorang pria yang menengkurap di air — dan pria itu adalah anggota TNI bernama Serka Harfika, yang menawarkan badannya atas kemauan sendiri.
"Saya Memilih Menjadi Jembatan"
Serka Harfika, yang saat kejadian berada di barisan depan rombongan, menuturkan aliran sungai itu cukup lebar untuk dilompati. Ia sendiri sudah lebih dulu basah dan kebetulan berpakaian olahraga, sehingga memutuskan menengkurap dan mempersilakan rombongan melintas melalui punggungnya agar tidak jatuh ke air.
Menurut Harfika, tindakan itu spontan — ia merasa bertanggung jawab membantu rekan-rekan dan memastikan seluruh tim melewati jalur dengan aman.
Survei TMMD, Rion Masih Sekcam
Rion menambahkan konteksnya: peristiwa itu terjadi pada 18 Februari 2025, di tengah survei akses jalan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2025 dari Desa Barusjahe menuju Desa Serdang. Rombongan gabungan itu berisi perwakilan kecamatan, anggota TNI, tim Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), dan perangkat desa — dan pada saat itu Rion masih menjabat Sekretaris Kecamatan Barusjahe, belum camat.
Anggota rombongan lain yang melintasi sungai tersebut antara lain Serda Irwan Karo Karo dari tim dokumentasi, Pratu J Silitonga selaku operator Bakti Kodim, dan Babinsa Koramil Barusjahe Serka Anton M.
Klarifikasi Rion dan Harfika disampaikan pada Sabtu, 7 November 2026, menyusul beredarnya kembali rekaman peristiwa 2025 itu hingga viral.
