Penyebab kematian aktor senior Tim Curry akhirnya terungkap. Dinas Kesehatan Los Angeles County menyatakan bahwa pria berusia 80 tahun itu meninggal karena penyakit arteri koroner.
Dalam laporan tersebut, riwayat stroke dan kanker ginjal juga disebut sebagai faktor yang berkontribusi terhadap kematiannya.
Tim Curry dikenal luas melalui perannya sebagai manajer hotel dalam film Home Alone 2: Lost in New York.
Ia meninggal dunia dengan tenang di kediamannya di Toluca Lake, Los Angeles, pada Selasa (25/8).
Kabar duka ini dikonfirmasi oleh manajernya, Marcia Hurwitz. Sebelumnya, Curry pernah mengalami stroke yang nyaris fatal pada 2012.
Saat itu, dokter menemukan dua gumpalan darah di otaknya dan melakukan operasi darurat. Stroke tersebut menyebabkan sisi kiri tubuhnya lumpuh dan ia harus menggunakan kursi roda.
Curry juga tidak dapat berbicara selama beberapa minggu setelah stroke. Meski suaranya pulih setahun kemudian, ia lebih fokus pada pengisi suara (voice acting) di sisa kariernya.
Dalam acara pemutaran film peringatan 50 tahun 'Rocky Horror Picture Show' pada September 2025, Curry mengungkapkan kondisinya.
"Saya masih belum bisa berjalan, itulah sebabnya saya duduk di kursi konyol ini, dan hal itu sangat membatasi gerak saya," ujarnya.
Ia menambahkan, "Jadi, saya tidak akan bernyanyi ataupun menari dalam waktu dekat. Kaki kiri saya masih bermasalah cukup serius."
Selain Home Alone 2, Tim Curry juga dikenal lewat perannya sebagai badut seram Pennywise dalam miniseri IT (1990), serta film Clue (1985) dan Muppet Treasure Island (1996).
Sebelum berkarier di Hollywood, ia lebih dulu merajai panggung teater London dan Broadway. Namanya melejit setelah memerankan Dr. Frank N.
Furter dalam The Rocky Horror Show.