Tombol One-Tap dapat dikustomisasi untuk fungsi saat ditekan lama, tetapi sekali tekan terkunci ke fitur FlashMemo.
Fitur ini merangkum halaman yang sedang dilihat dan menyimpannya di MindHub—eksklusif untuk versi 5G.
Performa dan Baterai
Keluhan terbesar tentang CAMON Slim selalu pada prosesornya yang lemah, dan versi 5G mengatasinya dengan chip Dimensity 7300e.
Clock CPU yang lebih tinggi membuat performa terasa lebih responsif.
Dengan menurunkan grafis, game 3D berat pun dapat dimainkan dengan lancar. Yang lebih penting, chip ini mendukung 5G, sehingga kecepatan internet tidak lagi terhambat oleh ponsel.
Perangkat lunaknya menjalankan HiOS 16 berbasis Android 16 dengan antarmuka bersih dan animasi halus. TECNO menjanjikan tiga pembaruan Android utama selama lima tahun, sama seperti versi 4G.
Baterainya sedikit lebih besar dari versi 4G, mungkin karena layar datar memberi ruang ekstra di dalam.
Namun, pengisian dayanya sedikit lebih lambat, meski 45W masih tergolong cepat bahkan untuk standar flagship.
Dalam penggunaan sehari-hari, daya tahan dan kecepatan pengisian tidak jauh berbeda antara kedua versi, sehingga mungkin bukan faktor penentu keputusan.
Layar CAMON Slim 5G tetap AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate 144Hz dan PWM dimming 2160Hz untuk mengurangi ketegangan mata.
Bezelsnya tidak terlalu tipis, tetapi rata di keempat sisinya.
Spesifikasi layar identik dengan versi 4G, kemungkinan menggunakan panel yang sama. Untuk kamera, ponsel ini masih mengandalkan sensor utama 50MP dari Sony, tetapi modelnya berbeda dan lebih besar.
Ada juga kamera ultrawide yang baru ditambahkan. Kamera utama menghasilkan foto tajam di siang hari, bahkan pada zoom 2x.