unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan Ayu Dewi Pulang ke Jakarta via Bali Usai Penerbangan Dibatalkan
Hiburan

Ayu Dewi Pulang ke Jakarta via Bali Usai Penerbangan Dibatalkan

Ayu Dewi dalam perjalanan pulang dari Bangkok ke Jakarta
Ayu Dewi Pulang ke Jakarta via Bali Usai Penerbangan Dibatalkan
A A Ukuran Teks16px

Ayu Dewi akhirnya tiba di Jakarta setelah menempuh perjalanan panjang dari Bangkok. Presenter itu harus mengambil rute alternatif karena sejumlah bandara ditutup imbas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Ayu pergi ke Bangkok untuk menemani anak sulungnya, Aqilah, yang mengikuti lomba internasional.

Namun, saat hendak pulang pada Minggu (6/9), penerbangan mereka dibatalkan karena Bandara Soekarno-Hatta ditutup akibat abu vulkanik.

Awalnya, Ayu dan Aqilah dijadwalkan terbang pukul 08.00 pagi dari Bangkok ke Jakarta. Penerbangan sempat ditunda 1 jam 45 menit sebelum akhirnya dibatalkan.

"Akhirnya dapat tiket jam 11.10 buat terbang jam 12.40, tapi enggak bisa ke Jakarta karena katanya airport ditutup efek abu vulkanik," kata Ayu Dewi.

Mereka kemudian terbang ke Bali dan mendarat sekitar pukul 17.55 WITA. Ayu sempat mengeluhkan runway Bandara I Gusti Ngurah Rai penuh karena banyak penerbangan yang dialihkan.

"Penuh traffic runwaynya, karena penerbangannya tadi cuma ada ke DPS pilihan yang ke Indonesia," ujarnya.

Rute Alternatif Lewat Laut dan Darat

Setibanya di Bali, Ayu masih harus mencari cara untuk mencapai Jakarta. Bandara Halim Perdanakusumah dan Bandara Husein Sastranegara di Bandung juga ditutup.

Penerbangan ke Surabaya, Yogyakarta, Solo, dan Semarang untuk menyambung kereta ternyata penuh semua. Akhirnya, Ayu memilih jalur laut dan darat dari Bali.

Ayu sempat mengunggah foto dirinya naik kapal feri dari Gilimanuk menuju Ketapang. Sembari menikmati matahari terbenam, ia mengaku mendapat pengalaman berharga.

"Terimakasih Allah ku, lewat kondisi ini, Kau ajarkan ku banyak hal lagi..

Sabar yang selama ini ku tahu, masih jauh dari sabar yang Kau ingin aku lebih pahami," tulis Ayu.

📰 Update Terbaru