Operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, masih ditutup sementara hingga Minggu siang, 6 September 2026.
Penutupan ini merupakan dampak dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi sejak Jumat, 4 September 2026.
Sebaran abu vulkanik dari aktivitas gunung tersebut terpantau meluas ke sejumlah wilayah, sehingga mengganggu ruang udara di sekitar bandara.
Alasan Penutupan Bandara Soetta
Pihak Bandara Soetta menyatakan penutupan dilakukan sebagai langkah keselamatan.
Hal ini menyusul terdeteksinya indikasi sebaran abu vulkanik (volcanic ash) di ruang udara.
Keterangan resmi disampaikan melalui akun Instagram Bandara Soetta.
Penutupan operasional ini berdampak langsung pada jadwal penerbangan dan menjadi perhatian calon penumpang.
Sejumlah penumpang yang sudah berada di terminal pun harus menyesuaikan rencana perjalanan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian kapan operasional akan kembali dibuka.
Pihak bandara masih terus memantau perkembangan kondisi.
Penumpang diimbau untuk memantau informasi resmi dari maskapai dan akun media sosial Bandara Soetta.
Dampak dan Imbauan bagi Penumpang
Penutupan sementara ini dilakukan demi keselamatan penerbangan menyusul adanya indikasi sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.
Pihak bandara terus berkoordinasi dengan maskapai dan otoritas terkait untuk memantau perkembangan. Penumpang yang terdampak diharapkan menghubungi maskapai masing-masing untuk informasi jadwal ulang atau pengembalian tiket.
Pantau terus informasi resmi dari Bandara Soetta melalui akun media sosial mereka.
