unique visitors counter
⌂ Beranda News Ramalan Gempa Besar Indonesia 2026 M 9 Viral, Ini Klarifikasi BMKG
News

Ramalan Gempa Besar Indonesia 2026 M 9 Viral, Ini Klarifikasi BMKG

Ilustrasi gempa bumi di Indonesia
Jungmun Day 2026: Diskon Besar dan Pertunjukan Cahaya di Pusat Resor Jeju
A A Ukuran Teks16px

Media sosial dihebohkan oleh ramalan Frankie McDonald, pengamat cuaca asal Kanada, yang menyebut Indonesia akan dilanda gempa besar pada 2026.

Frankie dikenal sering membagikan analisis cuaca mandiri melalui kanal YouTube pribadinya.

Dalam video yang viral, ia mengklaim gempa berkekuatan magnitudo 7,0 hingga 9,0 akan menerjang Indonesia sebelum akhir tahun 2026.

Ia bahkan menyebut dampak terparah akan dirasakan di Jakarta dan Pulau Jawa.

"Gempa bumi besar lainnya akan menghantam Indonesia sebelum tahun 2026 berakhir. Gempa ini akan menyebabkan banyak kerusakan di Indonesia, termasuk Jakarta dan Jawa," ujarnya.

Frankie juga mengingatkan warga untuk menyiapkan perlengkapan darurat seperti penerangan, air bersih, dan peralatan medis.

Penjelasan BMKG

Menanggapi ramalan tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan klarifikasi resmi.

BMKG menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada teknologi yang mampu memprediksi gempa bumi secara pasti, termasuk lokasi, waktu, dan kekuatannya.

Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada ramalan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

BMKG mengimbau agar informasi kebencanaan hanya bersumber dari kanal resmi pemerintah.

Kabar ini memicu keresahan di tengah publik. Banyak warganet yang bertanya-tanya mengenai kebenaran klaim tersebut.

Namun, perlu ditegaskan bahwa ramalan gempa bumi tidak dapat dipastikan kebenarannya. BMKG mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Selalu pantau informasi resmi dari BMKG untuk mendapatkan arahan yang tepat.

📰 Update Terbaru