unique visitors counter
⌂ Beranda News Jepang Kirim Helikopter Chinook Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Indonesia
News

Jepang Kirim Helikopter Chinook Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Indonesia

Helikopter membantu memadamkan kebakaran hutan di Indonesia
Jepang Kirim Helikopter Chinook Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Indonesia
A A Ukuran Teks16px

Jepang akan mengerahkan tiga helikopter angkut CH-47 Chinook beserta 180 kru untuk membantu memadamkan kebakaran hutan di Indonesia akhir pekan ini.

Hal itu disampaikan pejabat pertahanan Indonesia pada Selasa (8/9/2026).

Indonesia telah meningkatkan upaya penanggulangan kebakaran hutan yang berlangsung berbulan-bulan, dengan fokus pada enam provinsi terdampak parah di Sumatra dan Kalimantan.

Sebanyak 76.933 hektare lahan telah terbakar di wilayah tersebut.

Helikopter Jepang tiba Rabu

Helikopter Jepang dijadwalkan tiba pada Rabu dan akan berpangkalan di Pontianak, Kalimantan Barat, provinsi yang paling parah terdampak.

Setelah tiba, helikopter akan melakukan uji terbang sebelum beroperasi pada 12-19 September, kata Tri Budi Utomo, pejabat Kementerian Pertahanan Indonesia.

Penyebaran kebakaran di kepulauan yang rawan bencana ini diperparah oleh musim kemarau yang dimulai Juni.

Indonesia telah mengerahkan lebih dari 50 pesawat untuk pemboman air dan penyemaian awan, dan memperkirakan September menjadi pertempuran terbesar.

Kebakaran telah menyebabkan kabut asap luas dan lonjakan polusi udara di daerah terdampak, memicu kekhawatiran di Singapura dan Malaysia.

Chinook sedang dalam perjalanan ke Indonesia dengan kapal JS Kunisaki, yang sebelumnya digunakan untuk bantuan bencana dan latihan kemanusiaan, bersama 150 personelnya.

Operasi akan bersifat adaptif dan dinamis mengikuti pergerakan titik api, kata Tri dalam konferensi pers.

Kondisi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatra masih dinamis, dan militer Indonesia telah mengerahkan ribuan personel untuk memadamkan api lewat darat dan udara.

Tantangan utama dalam memadamkan api adalah menemukan sumber air, kata Muhammad Nas, juru bicara militer, seraya menambahkan bahwa mereka telah mulai mengebor sumber air di beberapa daerah.

📰 Update Terbaru