Gmktec memperkenalkan Evo-X5 Pro pada ajang IFA 2026.
Perangkat ini merupakan PC desktop ringkas yang dirancang untuk menangani beban kerja kecerdasan buatan (AI) berat secara offline.
Perusahaan memasarkan produk ini sebagai 'Agentic PC', yaitu komputer yang mampu menjalankan tugas AI kompleks secara mandiri tanpa bergantung pada server cloud.
Spesifikasi Unggulan Evo-X5 Pro
Di dalam sasis logam, Evo-X5 Pro ditenagai prosesor AMD Ryzen AI Max+ Pro 495. Chip ini memiliki CPU 16-core 32-thread berbasis arsitektur Zen 5.
Grafisnya mengandalkan Radeon 8065S terintegrasi dengan 40 compute unit. Untuk pemrosesan AI khusus, tersedia NPU AMD XDNA 2 dengan kemampuan 55 TOPS.
Evo-X5 Pro mendukung memori LPDDR5X hingga 192GB. Berkat arsitektur memori terpadu, pengguna dapat mengalokasikan hingga 160GB sebagai VRAM.
Gmktec mengklaim pengaturan ini menyediakan bandwidth cukup untuk menjalankan model bahasa besar berparameter 300 miliar secara penuh di perangkat, asalkan menggunakan kuantisasi INT4.
Keunggulan praktis dari perangkat keras ini adalah privasi data. Gmktec menyasar sektor kesehatan, keuangan, dan kepatuhan hukum.
Organisasi di sektor tersebut ingin memanfaatkan AI tanpa mengirim data sensitif ke penyedia cloud. Dengan komputasi di tempat, data tidak pernah meninggalkan jaringan lokal.
Untuk menjaga sistem tetap dingin, Gmktec menyertakan vapor chamber dan sistem pendingin tiga kipas dengan tiga profil daya yang dapat disesuaikan.
Desktop ini juga memiliki port lengkap, termasuk dua USB4 di depan dan dua USB4 V2 di belakang.
Koneksi ini mendukung GPU eksternal dan memungkinkan departemen TI menghubungkan beberapa unit Evo-X5 Pro untuk membentuk klaster komputasi terdistribusi.
Untuk manajemen perusahaan, sistem ini dilengkapi chip keamanan dTPM 2.0 independen dan adaptor jaringan RJ45 DASH. Fitur ini memungkinkan tim TI mengelola perangkat dari jarak jauh tanpa memandang status sistem operasi.
Ketersediaan dan Harga
Evo-X5 Pro dijadwalkan rilis pada Oktober 2026. Gmktec belum mengumumkan detail harga.