Fitur ini juga mendukung standar SynthID untuk mengidentifikasi gambar yang dibuat atau diedit dengan AI. Namun, fitur Apple Reference Image tidak akan tersedia di Uni Eropa dan China.
iPhone 18 Pro juga akan dilengkapi chip A20 Pro yang membawa peningkatan untuk menjalankan model AI canggih langsung di iPhone.
Analis PP Foresight, Paolo Pescatore, mengatakan, "Apple Intelligence dan Siri menjadi pusat perhatian.
Apple menggunakan kekuatan terbesarnya, skala basis hardware, untuk menjadikan AI bagian integral dari pengalaman sehari-hari di berbagai perangkat."
Saham Apple turun sekitar 1 persen selama presentasi berlangsung.
Apple juga mengumumkan versi baru AirPods dengan harga mulai $129 dengan peredam bising, pertama kalinya untuk lini earbud budget.
Tersedia juga versi $149 dengan fitur tambahan seperti pengisian daya nirkabel dan kontrol volume pada batang.
Selain itu, Apple memperkenalkan Apple Watch Series 12 dan Apple Watch Ultra 4 sebagai peningkatan besar berfokus kesehatan.
Jam tangan ini memiliki sistem sensor yang dirancang ulang untuk mengumpulkan detak jantung lebih sering dan mendukung fitur pemulihan dan kebugaran.
Perusahaan mengklaim jam tangan tersebut menggunakan silikon Apple baru dan sensor yang ditingkatkan untuk memberikan pelacakan detak jantung paling akurat di perangkat wearable.
Ternus sebelumnya menjabat sebagai kepala hardware Apple tetapi menjaga profil publik rendah.
Kini ia harus meyakinkan pelanggan bahwa mereka membutuhkan perangkat lipat yang diyakini analis bisa berharga lebih dari $2.000.
Samsung Electronics dan Huawei Technologies telah menjual ponsel lipat sejak 2019, tetapi perangkat tersebut tetap menjadi ceruk di kalangan penggemar teknologi.
Meski harganya mahal, firma analis seperti International Data Corporation memperkirakan Apple akan menjual semua iPhone lipat yang diproduksi dan menguasai 40 persen pangsa pasar ceruk tersebut pada akhir tahun depan.
Acara Rabu juga menandai perubahan besar dalam jadwal produk tahunan Apple.
Analis memperkirakan Apple akan menunda pembaruan model iPhone yang lebih terjangkau hingga musim semi mendatang dan fokus pada perangkat lipat baru serta lini iPhone Pro dan Pro Max.
Langkah ini bertujuan untuk meratakan siklus penjualan tahunan Apple, yang biasanya menunjukkan lonjakan pendapatan besar selama kuartal liburan akhir tahun di AS dan Eropa.