unique visitors counter
⌂ Beranda News Kunjungan Lee ke Prancis Perkuat Momentum Hubungan 140 Tahun
News

Kunjungan Lee ke Prancis Perkuat Momentum Hubungan 140 Tahun

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dan Presiden Prancis Emmanuel Macron saat KTT di Paris
Kunjungan Lee ke Prancis Perkuat Momentum Hubungan 140 Tahun
A A Ukuran Teks16px

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menuntaskan kunjungan empat hari ke Prancis pada Rabu (10/9/2025) dengan membawa pulang sejumlah kesepakatan kerja sama.

Kesepakatan itu mencakup bidang pertahanan, energi nuklir, kecerdasan buatan (AI), hingga industri budaya.

Penasihat Keamanan Nasional Seoul, Wi Sung-lac, menyebut kunjungan ini sebagai peluang untuk mengembangkan kerja sama kedua negara secara konkret dan praktis.

Lee tiba di Nice pada akhir pekan lalu dan bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron memimpin pertemuan bersama pertama tentang industri film.

Kesepakatan di Bidang Teknologi dan Pertahanan

Dalam KTT di Paris pada Selasa (9/9/2025), kedua pemimpin menandatangani 16 kesepakatan, termasuk sembilan di sela-sela KTT.

Salah satu kesepakatan meningkatkan perjanjian perlindungan informasi militer yang ada untuk memperkuat kerja sama pertahanan.

Dua nota kesepahaman ditandatangani untuk proyek riset bersama di bidang AI, semikonduktor, dan teknologi kuantum.

Samsung Electronics akan menjadi investor strategis di perusahaan AI Prancis, Mistral AI, untuk mengembangkan model AI eksklusif bagi Samsung.

Kedua negara juga sepakat memperluas kerja sama AI, teknologi kuantum, dan energi nuklir ke sektor manufaktur dan pasar global.

Di bidang nuklir, Seoul dan Paris akan berkolaborasi mengembangkan reaktor generasi berikutnya dan mendiversifikasi rantai pasokan.

Kerja Sama Budaya dan Isu Internasional

Lee dan Macron bersama-sama memimpin KTT Lumiere di Saint-Paul-de-Vence pada Senin (8/9/2025).

Kedua negara meluncurkan inisiatif investasi bersama senilai 500 juta euro untuk industri film dan visual.

Dalam KTT, kedua pemimpin juga membahas konflik di Selat Hormuz dan sepakat menjaga kebebasan navigasi serta rantai pasokan di kawasan tersebut.

Lee menekankan bahwa hubungan kedua negara yang telah berlangsung 140 tahun akan terus diperkuat untuk 140 tahun ke depan.

📰 Update Terbaru