Trio Sannin legendaris yang terdiri dari Jiraiya, Orochimaru, dan Tsunade dikenal sebagai representasi puncak kekuatan ninja dari Desa Konoha.
Kehebatan mereka diakui di seluruh dunia shinobi dan disegani kawan maupun lawan. Meski begitu, status legendaris itu tidak membuat mereka benar-benar tak tersentuh.
Sepanjang cerita karya Masashi Kishimoto, tercatat sejumlah shinobi luar biasa yang sanggup menumbangkan para anggota Sannin, baik secara individu maupun bertiga sekaligus.
Deretan Shinobi yang Menumbangkan Sannin
Hanzo si Salamander merupakan sosok yang memberikan julukan Sannin setelah mengalahkan ketiganya sekaligus dalam Perang Dunia Shinobi.
Sebagai pemimpin Desa Amegakure, Hanzo bertarung melawan Jiraiya, Orochimaru, dan Tsunade secara bersamaan pada Perang Dunia Shinobi Kedua.
Karena terkesan pada daya tahan mereka yang sanggup bertahan hidup dari gempuran mematikan miliknya, Hanzo membiarkan ketiganya hidup dan menganugerahi mereka gelar Sannin.
Hiruzen Sarutobi, guru dari ketiga Sannin, membuktikan bahwa pengalamannya sebagai Hokage Ketiga bukan sekadar gertakan.
Saat Orochimaru melancarkan invasi ke Konoha, Hiruzen yang sudah berusia lanjut bertarung habis-habisan demi melindungi desa.
Meski harus mengorbankan nyawanya melalui jurus Shiki Fujin, Hiruzen berhasil melumpuhkan kedua tangan Orochimaru dan menyegel seluruh jurus ninjutsu milik murid pembangkangnya tersebut.
Jiraiya pernah mengungkapkan bahwa ia hanya pernah dua kali berada di ambang kematian sepanjang hidupnya.
Selain karena pukulan telak Tsunade, luka paling parah di dada Jiraiya diakibatkan oleh Naruto yang kehilangan kendali dalam mode Kyuubi ekor empat.
Mengingat Jiraiya tidak berniat melukai murid kesayangannya, serangan brutal Naruto berhasil menembus pertahanan sang pertapa katak.
Itachi Uchiha juga tercatat sebagai salah satu shinobi yang pernah menumbangkan anggota Sannin, sementara Orochimaru berulang kali berlutut di hadapan klan Uchiha.
Jiraiya dan Tsunade pernah tumbang di tangan Pain (Nagato). Pertarungan melawan para Sannin menjadi bukti dinamika eskalasi kekuatan karakter yang berbobot dalam serial anime Naruto.
