unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan Atur Google Maps agar Tak Bawa ke Gang Sempit Saat Berkendara
Hiburan

Atur Google Maps agar Tak Bawa ke Gang Sempit Saat Berkendara

Tampilan Google Maps di layar ponsel saat navigasi
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

Google Maps sering menjadi andalan saat berkendara, tetapi tidak selalu memilih jalur yang nyaman.

Pengguna mobil atau motor kadang justru diarahkan melewati gang sempit, jalan permukiman, atau jalur yang kurang sesuai dengan ukuran kendaraan.

Ada tiga pengaturan yang bisa membantu mengurangi risiko tersebut.

Atur Preferensi Rute Sebelum Berangkat

Langkah pertama adalah memeriksa preferensi rute sebelum kendaraan mulai bergerak.

Setelah memasukkan lokasi tujuan, pilih petunjuk arah atau mode navigasi untuk menampilkan pilihan jalur.

Pada layar navigasi, buka bagian Options, lalu cari menu Route Options atau Route Preferences.

Di dalam menu tersebut, pengguna dapat memilih opsi seperti Avoid Smaller Roads atau Avoid Residential Roads.

Pengaturan ini dirancang untuk membantu mengurangi kemungkinan Google Maps memilih jalan kecil dan jalur permukiman sebagai bagian dari perjalanan.

Nama menu bisa berbeda berdasarkan bahasa aplikasi atau versi Google Maps yang digunakan.

Karena itu, pengguna perlu mencari pilihan yang memiliki arti serupa.

Setelah preferensi ditentukan, simpan pengaturan tersebut dan mulai navigasi.

Pengaturan ini bermanfaat bagi pengemudi mobil, terutama saat melewati area yang belum dikenal.

Jalan yang tampak lebih singkat di peta belum tentu nyaman dilalui.

Jalur sempit juga dapat menyulitkan ketika harus berpapasan dengan kendaraan lain atau saat kondisi jalan ramai.

Pilih Mode Kendaraan yang Tepat

Google Maps menyediakan beberapa mode transportasi, seperti mobil, sepeda motor, kereta, dan jalan kaki.

Ikon pilihan tersebut biasanya tersedia di bagian atas halaman petunjuk arah setelah pengguna memasukkan tujuan.

Pastikan mode yang dipilih sesuai dengan kendaraan yang digunakan.

Pengendara motor sebaiknya memilih ikon sepeda motor jika tersedia, sementara pengguna mobil perlu memilih mode mobil.

Perbedaan ini membantu aplikasi menyesuaikan rekomendasi jalur berdasarkan jenis perjalanan.

Mode transportasi yang keliru dapat membuat rute terasa tidak sesuai.

Misalnya, rute untuk pejalan kaki tentu tidak dapat dijadikan acuan bagi mobil.

Begitu pula jalur yang cocok bagi sepeda motor belum tentu nyaman bagi kendaraan roda empat.

📰 Update Terbaru