unique visitors counter
⌂ Beranda › IPTEK › Review Obsbot Meet Flip: Webcam 4K Lipat Sekecil 37,7 Gram
IPTEK

Review Obsbot Meet Flip: Webcam 4K Lipat Sekecil 37,7 Gram

Webcam Obsbot Meet Flip 4K dengan desain lipat berwarna hitam matte
Review Obsbot Meet Flip: Webcam 4K Lipat Sekecil 37,7 Gram
A A Ukuran Teks16px

Obsbot Meet Flip hadir sebagai webcam 4K yang mengutamakan portabilitas dan privasi lewat desain lipat.

Perangkat ini telah digunakan lebih dari dua minggu sebagai webcam utama untuk bekerja di kantor rumah.

Berbeda dari lini Tiny yang memakai gimbal kompleks, Meet Flip mengambil pendekatan mekanis yang jauh lebih sederhana.

Fitur utamanya ada pada engsel yang melipat lensa ke dalam saat tidak dipakai.

Saat terlipat, kamera otomatis tidur dan lensa tertutup secara fisik.

Desain ringkas dan mekanisme lipat

Bobot Meet Flip hanya 37,7 gram dengan dimensi sekitar 1,6 x 1,8 x 0,7 inci saat terlipat.

Ukurannya sangat ringkas sehingga nyaris tidak memakan ruang di meja atau tas laptop.

Desain lipatnya membuat tas khusus tidak diperlukan karena lensa terlindungi dari goresan dan debu.

Tampilannya kalem dengan lapisan hitam matte, engsel silver di tengah, dan lampu status kecil di sekitar lensa.

Mekanisme lipat menjadi daya tarik utama karena privasi menjadi kondisi bawaan perangkat.

Membuka kamera berarti menyalakannya, dan menutupnya berarti mematikannya.

Solusi ini menghindari penutup plastik tipis atau tutup magnetik yang mudah hilang.

Pemasangan dan kualitas gambar

Bagian bawah perangkat yang terlipat berfungsi sebagai dudukan dengan bagian dalam berlapis karet.

Dudukan itu dapat menempel di layar laptop maupun monitor desktop standar.

Ada juga ulir tripod standar 1/4 inci di bagian bawah untuk pemasangan pada dudukan meja.

Namun dudukan tidak sempurna karena engsel dan port USB-C di belakang membuatnya hanya bisa terbuka hingga 90 derajat.

Obsbot menyebut dukungan untuk layar setebal hingga 20,5 mm.

Monitor lama yang lebih tebal atau layar melengkung berat mungkin sulit dijepit dengan aman.

Kendati begitu, untuk laptop modern atau monitor datar standar, masalah ini umumnya tidak signifikan.

Desain dan basis magnetiknya memudahkan perpindahan antara mode lanskap, potret, hingga terbalik.

Perangkat lunak secara otomatis menyesuaikan orientasi gambar agar tetap sesuai.

Kabel bawaan USB-C ke USB-C beserta adaptor USB-A menjadi catatan tersendiri karena cukup kaku.

Karena bukaan kabel berada tepat di belakang kamera, kawat kaku itu menuntut ruang lebih di belakang monitor.

Bobot kamera yang ringan membuat kabel kaku bisa menariknya keluar dari posisi saat tersenggol.

Kabel paracord ringan atau konektor berbentuk L akan menjadi pilihan yang lebih baik.

Di dalam Meet Flip terdapat sensor Sony CMOS 1/2 inci yang merekam 4K pada 30 fps atau 1080p pada 60 fps.

Apertur f/1.8 yang cukup lebar membantu menghasilkan gambar baik untuk kelas webcam di rentang harganya.

Di ruangan dengan pencahayaan baik, gambar 4K tampak tajam dan detail.

Profil warna bawaan Obsbot terlihat natural dan cukup punchy pada warna kulit.

Kamera ini juga menangani kondisi minim cahaya dengan cukup baik berkat apertur f/1.8 dan dukungan HDR.

Di ruangan redup dengan hanya cahaya layar, gambar tetap bisa dipakai meski ada grain dan sedikit softness di area gelap.

Hasilnya tetap peningkatan yang terlihat dibandingkan kamera 720p atau 1080p bawaan laptop.

Autofokus memakai sistem Phase-Detection Auto Focus (PDAF) dan bekerja andal.

Saat dokumen atau produk diangkat ke depan kamera, fokus berpindah cepat lalu kembali ke wajah ketika objek diturunkan.

Sudut pandang lebar menjadi nilai tambah karena mampu menampung beberapa orang dalam satu bingkai.

Fleksibilitas ini berguna baik untuk panggilan solo di meja maupun saat ingin memperlihatkan latar ruangan.

Meet Flip bisa langsung dipakai tanpa memasang perangkat lunak apa pun.

Kamera ini berfungsi sebagai webcam plug-and-play standar di Windows dan macOS.

Perangkat ini juga terhubung mudah ke Zoom, Teams, OBS, bahkan Nintendo Switch 2.

Untuk mengubah pengaturan, pengguna perlu mengunduh aplikasi Obsbot Center.

Aplikasi Obsbot Center dinilai bersih dan mudah dinavigasi meski perangkat lunak webcam kerap terasa berat.

Karena Meet Flip adalah kamera stasioner, fitur pelacakannya tidak menjadi fokus utama.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru