Vivo X500 Ultra mulai menunjukkan jejak globalnya setelah terdaftar dalam basis data IMEI GSMA dengan nomor model V2660.
Registrasi ini mematahkan spekulasi sebelumnya yang menyebut varian Ultra hanya akan dijual terbatas di pasar domestik China.
Kemunculan nomor model tersebut mengindikasikan Vivo tengah menyiapkan peluncuran internasional untuk perangkat ini.
Selain V2660, terdapat nomor model J2613 yang diperkirakan khusus untuk wilayah Amerika Latin di bawah merek Jovi.
Fokus pada Kamera Zeiss 35mm dan Sensor Sony LYT910
Bocoran dari penguji industri Digital Chat Station menyebut Vivo X500 Ultra sedang menguji kamera utama dengan jarak fokus setara 35mm.
Jarak fokus ini dikenal memberikan sudut pandang natural, cocok untuk fotografi jalanan dan potret dibanding lensa 24mm.
Kamera utama tersebut dikabarkan menggunakan sensor Sony LYT910 berukuran 1/1.28 inci, sama seperti yang ada pada Vivo X500 Pro Max.
Sensor ini mengintegrasikan teknologi Lateral Overflow Integration Capacitor (LOFIC) yang mampu menampung muatan listrik lebih besar per piksel.
Dengan LOFIC, gambar yang dihasilkan dapat mengurangi overexposure pada area highlight dan meningkatkan jangkauan dinamis saat memotret kontras ekstrem.
Vivo juga dikabarkan tetap menggandeng Zeiss untuk meracik sistem kamera premium pada lini X500 Ultra.
Jadwal peluncuran diprediksi berlangsung sekitar Maret hingga April di pasar domestik China sebelum disusul rilis global.
Langkah Vivo melanjutkan tradisi HP kamera kelas atas ini berbeda dengan beberapa kompetitor yang membatalkan seri flagship akibat lonjakan harga komponen memori.
